Per 15 September Arab Saudi izinkan penerbangan internasional parsial

Per 15 September Arab Saudi izinkan penerbangan internasional parsial

Ilustrasi - Suasana Masjidil Haram diambil dari Balcony The Makkah Clock Tower Museum, Mekah, Arab Saudi, Jumat (6/9/2019). Pascamusim haji, Masjidil Haram kini dipadati jamaah umrah yang datang dari berbagai negara. (ANTARA FOTO/Hanni Sofia/wpa/aww.)

Riyadh (ANTARA) - Arab Saudi akan mencabut secara parsial pembatasan penerbangan internasional  per 15 September guna mengizinkan "kategori luar biasa" bagi warga negara dan warga yang hendak bepergian, demikian Kantor Berita SPA pada Minggu.

Kerajaan akan menghapus semua pembatasan perjalanan darat, laut dan udara bagi warga negara pada 1 Januari 2021, katanya.

Pada Maret kerajaan Arab Saudi menangguhkan penerbangan internasional guna mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga: Trump, putra mahkota Saudi bahas pemulihan ekonomi dari COVID-19
Baca juga: Arab Saudi: Tidak ada kasus COVID-19 di antara jamaah haji


Kategori luar biasa mencakup pegawai sektor militer dan umum, diplomat beserta keluarganya, mereka yang bekerja di sektor swasta publik atau nirlaba di luar negeri, pengusaha, pasien yang membutuhkan pengobatan di luar negeri, mereka yang belajar di luar negeri serta orang-orang dengan kasus kemanusiaan dan tim olahraga.

Warga negara GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) dan warga asing dengan tempat tinggal yang sah atau visa pengunjung akan diperbolehkan memasuki kerajaan mulai 15 September dengan syarat membawa hasil tes bahwa mereka negatif COVID-19.

Kerajaan menerapkan langkah ketat untuk menekan penyebaran COVID-19 pada Maret, termasuk jam malam di sebagian besar kota.

Arab Saudi hingga kini mencatat 325.651 kasus COVID-19 dan 4.268 kematian.

Sumber: Reuters

Baca juga: Kepada Raja Salman, Xi harap harga vaksin terjangkau masyarakat dunia
Baca juga: 185 WNI di Arab Saudi kena COVID-19, sebagian besar pekerja migran

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Arab Saudi restrukturisasi badan-badan keagamaan dan penasihat senior istana

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar