New York (ANTARA News) - Harga minyak dunia memperpanjang penurunannya pada Jumat waktu setempat, karena pasar dunia diguncang kekhawatiran baru tentang pemulihan ekonomi global yang berasal dari utang buruk di zona euro dan data pekerjaan AS yang mengecewakan.

Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Maret, meluncur turun 1,95 dolar menjadi 71,19 dolar setelah merosot sekitar empat dolar pada Kamis.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Maret turun 2,54 dolar menjadi 69,59 dolar per barel.

Berlanjutnya kecemasan atas keadaan keuangan publik di zona euro dan data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan, Jumat, mendorong investor untuk mencari safe haven (tempat berlindung yang aman) dolar AS.

Euro jatuh ke tingkat terendah terhadap dolar sejak akhir Mei pada Jumat.

Unit AS yang lebih kuat membuat minyak mentah yang dihargakan dalam dolar AS lebih mahal untuk pembeli yang menggunakan mata uang lemah -- yang pada gilirannya cenderung mengurangi permintaan sehingga harga turun.

Dengan pasar global di tepi dari kegelisahan di Eropa, pasar mencerna berita bahwa perekonomian Amerika kehilangan 20.000 pekerjaan pada Januari.

Data pembayaran gaji (payrolls) non pertanian yang jatuh jauh dari perkiraan untuk sebuah kenaikan 15.000 pekerjaan akan menjadi tanda yang jelas dari sebuah perubahan arah dalam pasar tenaga kerja bermasalah dan perekonomian secara keseluruhan setelah upaya stimulus besar-besaran oleh pemerintah.

Laporan menunjukkan tingkat pengangguran menurun menjadi 9,7 persen dari 10,0 persen pada Desember, berdasarkan survei rumah tangga yang tampaknya bertentangan dengan data gaji, tapi tercermin dalam sebagian yang mengecilkan hati pekerja meninggalkan angkatan kerja.

"Tidak ada pengamat ekonomi dalam negeri mengambil banyak adegan hiburan dari laporan gaji non-pertanian hari ini, terutama revisi untuk November menjadi 150.000 pekerjaan hilang dari 85.000," kata Fitzpatrick seperti dilaporkan AFP.
(A026/B010)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2010