New York (ANTARA News) - Mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton, Kamis, dibawa ke sebuah rumah sakit di New York karena nyeri di bagian dada yang ditengarai berhubungan dengan kondisi jantungnya, demikian laporan media AS.

Laporan stasiun televisi WABC menyebutkan, Bill Clinton tiba di Rumah Sakit Columbia Presbyterian di Manhattan, New York, dan menjalani pemasangan "stent" (kawat berbentuk tabung untuk membuka pembuluh darah).

The New York Times mengutip keterangan resmi pihak Clinton melaporkan, suami Menteri Luar Negeri Hillary Clinton itu dibawa ke rumah sakit setelah mengeluhkan sakit pada dadanya.

"Setelah diperiksa oleh ahli jantungnya, beliau menjalani pemasangan dua "stent" di salah satu salurah darah menuju jantung," kata juru bicara Clinton, Douglas Band.

Kendati hari Kamis harus dibawa ke rumah sakit, kondisi mental ayah Chelsea Clinton itu dilaporkan dalam keadaan baik.

"(Mantan) presiden Clinton tetap bersemangat dan akan terus memusatkan diri kepada tugas yang berkaitan dengan Yayasan miliknya serta upaya pemulihan jangka panjang di Haiti," ujar Douglas.

Clinton adalah Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Haiti dan pada 4 Februari lalu ditunjuk Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon untuk memimpin koordinasi bantuan internasional dalam penanganan gempa Haiti.

Gempa berkekuatan 7 Skala Ricter pada 12 Januari 2010 itu sendiri menewaskan setidaknya 200.000 orang dan membuat jutaan warga Haiti berada dalam kondisi darurat.

Pekan lalu, Clinton baru saja mengunjungi Haiti dan melakukan pertemuan dengan pihak pemerintah, para pejabat organisasi bantuan, serta memantau koordinasi bantuan di lapangan bagi para korban.

Media AS melaporkan Hillary Clinton akan berangkat ke New York pada Kamis malam setelah sebelumnya ia melakukan pertemuan dengan Presiden Barack Obama di Gedung Putih, Washington DC, menyangkut rencana lawatan yang akan dilakukan Hillary ke Timur Tengah pada Jumat pekan lalu (12/2).

Bill Clinton beberapa tahun terakhir ini diketahui mempunyai masalah dengan jantungnya.

Pada 2004, di rumah sakit yang sama, Clinton (63 tahun) menjalani operasi bypass pembuluh darah menuju jantung dan beberapa bulan kemudian menjalani operasi kedua karena mengalami komplikasi.

K-TNY/A011/AR09

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010