Kriminalitas sepekan, copet Tamansari hingga klinik aborsi

Kriminalitas sepekan, copet Tamansari hingga klinik aborsi

Petugas kepolisian Polda Metro Jaya melakukan reka ulang adegan kasus aborsi ilegal di kawasan Percetakan Negara, Jakarta, Jumat (25/9/2020). Penyidik Polda Metro Jaya menggelar reka ulang kasus praktik klinik aborsi ilegal yang menghadirkan 10 tersangka dengan adegan dilakukan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pascaaborsi. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Jakarta (ANTARA) - Berbagai aksi kriminalitas yang terjadi di wilayah Jakarta terjadi pada sepekan Senin (21/9) hingga Sabtu (29/9) telah disiarkan oleh redaksi Metropolitan Kantor Berita ANTARA dan layak dibaca kembali untuk informasi akhir pekan Anda.

Berikut kami hadirkan beberapa berita kriminal yang paling banyak menyita perhatian dalam sepekan terakhir, klik judul untuk membaca lebih lanjut:

1. Geng copet Tamansari kerap beraksi di kawasan halte TransJakarta

Geng copet Tamansari Jakarta Barat yang melakukan keributan dan mengakibatkan Mansur (40) tewas, kerap beraksi di kawasan halte TransJakarta.

Penjelasan itu didapat setelah dilakukan pemeriksaan terhadap salah satu tersangka penganiayaan, yang juga anggota geng copet tersebut, ER (27).

2. Polres Metro Jakpus tangkap 3 pengedar sabu berkedok komunitas ojol

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga pengedar narkoba jenis sabu berkedok komunitas ojek "online" (ojol) dengan barang bukti berupa 1,1 kilogram sabu yang terbagi dalam beberapa paket.

Ketiga orang itu berinisial AR, AJ dan KA yang ditangkap di tempat yang terpisah, yaitu di Koja (Jakarta Utara) dan Jagakarsa (Jakarta Selatan).

3.Klinik aborsi ilegal di Jakarta Pusat sudah gugurkan 32.760 janin

Penyidik Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) pada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkapkan klinik aborsi ilegal yang berlokasi di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, diperkirakan sudah melakukan aborsi sebanyak 32.760 janin.

Angka tersebut didapatkan berdasarkan rata-rata jumlah pasien yang datang ke klinik tersebut mulai 2017.

4.Polda Metro panggil pelapor kasus doxing jurnalis Liputan6.com

Penyelidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan segera memanggil pihak pelapor dalam kasus doxing yang dialami oleh jurnalis Liputan6.com.

"Rencana ke depan kita akan memanggil para pelapor," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis.

5.Tawuran di Kota Bambu Utara, polisi amankan sembilan pelaku di bawah umur

Polsek Palmerah, Jakarta Barat, mengamankan sembilan pelaku tawuran yang masih di bawah umur di Kelurahan Kota Bambu Utara, Jumat dini hari.

Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto menyebutkan pelaku masih anak berusia mulai 10-17 tahun. Mereka dari Jakarta Timur dan empat pelaku berasal dari Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat.

6.Polda Metro gulirkan pelayanan khusus anak terlibat kecelakaan

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggulirkan program pelayanan khusus terhadap anak yang terlibat hukum akibat kecelakaan lalu lintas.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan inovasi program itu digagas Polri, Balai Permasyarakatan dan Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) Indonesia.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polda Metro Jaya jembatani penyampaian aspirasi massa

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar