Deffa project masuk 100 besar Virtual Band Competition

Deffa project masuk 100 besar Virtual Band Competition

Deffa project band asal Kota Ambon masuk dalam 100 band yang terpilih dalam Nusantara Virtual Band Competition 2020 yang diselenggarakan CKH Entertainment.

Ambon (ANTARA) - Deffa project band asal Kota Ambon masuk dalam 100 band yang terpilih dalam Nusantara Virtual Band Competition 2020 yang diselenggarakan CKH Entertainment.

Deffa project band beranggotakan vokalis Valen Hattu, gitaris Uti Anthony, bassist Mechu Lodar dan drummer Jack Timisela, berhasil lolos dalam tahap pertama kompetisi band virtual yang diikuti kurang lebih 1.000 band se-Indonesia.

"Sesuai persyaratan, kami dibantu salah satu pencipta lagu ternama asal Kota Ambon, Igor Sopamena kemudian membuat rekaman video klip dengan meng-cover lagu dari Sammy Simorangkir yang berjudul Sepanjang Usia," kata Drummer Deffa Project, Jack Timisela, Kamis.

Dikatakannya, lomba tersebut peserta diminta merekam aksi terbaik band dengan format social distancing dan memilih playlist untuk dimainkan sesuai aliran band masing-masing.

Karya pilihan juri akan diunggah di youtube channel CKH Entertainment dan mengikuti proses pengumpulan likes dari penonton. Peserta dapat melihat leader-board rating likes pada website resmi nusantaravbc.com yang akan diperbarui setiap hari.

"Tiga pemenang pilihan dewan juri akan tampil dalam event-event CKH Group serta tampil dalam album kompilasi Nusantara volume 1 “Karya Sang Juara”, " katanya.

Baca juga: Yamaha motor dan musik gelar kompetisi pembuatan jingle NMax

Baca juga: Kompetisi jingle Lexi, gabungkan kreativitas musik dan otomotif


Direktur Ambon Music Office (AMO), Ronny Loppies, mengapresiasi Deffa Project yang menjadi salah satu band yang turut berkontribusi dan berkarya meski di masa pandemi.

"Dari sisi Ambon Music Office melihat bagaimana di masa pandemik, para musisi Kota Ambon masih dapat berpartisipasi dalam mengikuti lomba nasional yang digelar. Mereka mampu menghasilkan suatu produk yang signifikan dalam mendukung Ambon sebagai Kota Musik Dunia. Ini sangat patut untuk diberikan apresiasi," katanya.

Dikatakannya, seluruh karya dikelola Deffa Project, hal tersebut sangat penting bagi sebuah kota musik.

Karya tersebut, akan menjadi suatu sumbangsih penting untuk mempertahankan Ambon sebagai kota musik.

"Pemkot Ambon dan Ambon Music Office sangat mendukung usaha mereka dan bersedia memberikan bantuan serta masukan bagi mereka untuk meraih hasil terbaik guna menunjukkan jati diri kita sebagai kota musik dunia," ujarnya.

Baca juga: Menparekraf: Musik jazz bantu perkuat pariwisata Indonesia

Baca juga: Sivia Azizah libatkan keluarga di video musik "Love Spells"


Di masa pandemi COVID-19 beberapa kompetisi virtual dilaksanakan, kota Ambon telah memenangkan lebih dari sekali kompetisi tersebut, di antaranya Igor Sopamena dalam lomba cipta lagu Pop Cinta Indonesia, DJ Atto untuk DJ Kolaborasi serta Edlyn yang juga memenangkan lomba yang dilaksanakan Kementerian Perhubungan.

"Kita berharap Deffa Project bisa meraih hasil terbaik dalam lomba tersebut sesuai kapasitas dan kemampuan serta kerja keras dan talenta yang dimiliki. Kami juga meminta dukungan dari masyarakat Kota Ambon, kata Ronny.

Baca juga: Musik atau politik, mana yang dipilih Pasha Ungu?

Baca juga: Cita Citata enggan manggung di konser musik pilkada

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menikmati alunan musik keroncong di Kota Solo

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar