Presiden gelar rapat terbatas soal peningkatan penyerapan garam rakyat

Presiden gelar rapat terbatas soal peningkatan penyerapan garam rakyat

Ilustrasi - Petani memanen garam di Desa Bunder, Pamekasan, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/aww/pri.

Hilirisasi industri garam harus betul-betul dikerjakan dengan mengembangkan industri turunannya
Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo menggelar rapat terbatas yang membahas percepatan penyerapan garam rakyat, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Dalam pengantarnya pada ratas itu, Presiden menyampaikan bahwa hilirisasi industri garam harus dikerjakan dengan mengembangkan industri turunannya.

"Hilirisasi industri garam harus betul-betul dikerjakan dengan mengembangkan industri turunannya," ujar Presiden, sebagaimana disaksikan secara virtual di Jakarta, Senin.

Presiden mengatakan langkah-langkah perbaikan harus dikerjakan mulai dari pembenahan besar-besaran rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Kepala Negara menekankan seluruh jajarannya agar memerhatikan ketersediaan lahan produksi, mempercepat integrasi serta ekstensifikasi lahan garam rakyat yang ada di sejumlah provinsi.

Presiden juga menegaskan bahwa persoalan penyerapan garam rakyat sudah diketahui permasalahannya tapi tidak pernah dicarikan jalan keluarnya.

Baca juga: Presiden Jokowi: Masalah garam rakyat tidak pernah dicari jalan keluar
Baca juga: Pemerintah perlu perbanyak serapan produksi garam rakyat
Baca juga: Di Cirebon, Menteri Edhy janji benahi produksi garam rakyat

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden Jokowi hadiri pertemuan virtual forum ekonomi dunia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar