81,6 persen pasien COVID-19 di DKI Jakarta dinyatakan sembuh

81,6 persen pasien COVID-19 di DKI Jakarta dinyatakan sembuh

Petugas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memasang stiker segel yang akan dipasang pada perkantoran yang beroperasi meski ada karyawannya positif COVID-19 saat inspeksi mendadak di Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2020). Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 88 tahun 2020, perkantoran wajib melakukan penghentian sementara aktivitas paling sedikit 3 x 24 jam apabila ditemukan pekerja yang terpapar virus corona. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

Jakarta (ANTARA) - Total pasien positif COVID-19 di DKI Jakarta pada Senin menembus angka 80.036 kasus, namun 65.295 atau 81,6 persen telah dinyatakan sembuh.

Berdasarkan data dari corona.jakarta.go.id, pertambahan kasus positif yang dilaporkan pada Senin sebanyak 822 kasus.

Sebanyak 12.969 orang masih dirawat/isolasi serta 1.772 orang meninggal dunia atau 2,2 persen dari total kasus positif.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi 2 Maret 2020 setelah perkembangan pada Senin ini adalah sebesar 8,0 persen.

Baca juga: Dishub catat 7.774 pelanggaran PSBB bidang transportasi
Baca juga: DKI siapkan tempat isolasi pasien COVID-19 di tiga lokasi


Sampai dengan tes terakhir pada Ahad (4/10) sudah ada 1.357.448 spesimen yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 55 laboratorium.

Dari jumlah tes itu, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada  Senin menurun ke angka 11,3 persen dibandingkan hari sebelumnya 13,7 persen.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Edisi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar