Peshawar, Pakistan (ANTARA News) - Sekelompok gerilyawan pada hari Rabu menyerbu sebuah gedung yang digunakan untuk lembaga bantuan yang bermarkas di Amerika Serikat. Serbuan itu  memicu pertempuran berat dengan polisi dan menewaskan sedikit-dikitnya lima orang, kata polisi dan seorang pekerja bantuan.

Orang-orang bersenjata menyerang kantor World Vision di dekat kota Oghi, di distrik Mansehra, Provinsi Perbatasan Barat Laut, kata polisi dan pekerja bantuan.

Polisi mengatakan lima orang tewas namun seorang pekerja bantuan yang minta tak disebutkan namanya mengatakan kepada AFP, bahwa enam staf World Vision meninggal dan enam lainnya mengalami cedera serius.

"Beberapa orang bersenjata menyerbu gedung LSM World Vision. Ada tembakan dan juga sebuah ledakan di dalam gedung itu," kata perwira polisi, Sajid Khan, kepada AFP.

"Sejauh ini kami telah mengkonfirmasikan mengenai lima orang tewas, termasuk dua wanita," kata perwira senior polisi, Waqar Ahmed, kepada AFP melalui telepon.

"Mereka melepaskan tembakan dan juga meledakkan beberapa granat tangan," katanya menambahkan.

Pekerja bantuan membenarkan adanya serangan tersebut dan disusuli dengan pertempuran."Terjadi pertempuran dengan polisi," kata pekerja bantuan itu.

"Enam staf LSM World Vision meninggal, enam lainnya luka serius. Banyak informasi yang berdatangan. Beberapa staf terjebak di dalam kantor tersebut," kata pekerja itu menambahkan.(H-AK/A038)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010