Bandung (ANTARA News) - Hujan deras yang mengguyur Bandung, Jawa Barat, selama lebih dari tiga jam, Rabu siang, menyebabkan banyak ruas jalan di kota itu digenangi air dan mengakibatkan kemacetan lalu lintas.

Banjir di ruas jalan itu antara lain terjadi di Jalan Peta, Cirangrang Kopo, hingga Sayati. Air di kawasan itu berkisar 50 cm hingga 70 cm.

Persis di depan Pasar Sayati, air setinggi 70 cm menggenangi jalan sepanjang 100 meter.

Banjir juga terjadi di Jalan Inhoftank dan Moh Toha setinggi 50 cm. Banjir di Moh Toha membuat akses jalan menuju jalan tol ke luar kota itu macet total. Banyak kendaraan di sana berputar arah.

Genangan air itu disebabkan oleh meluapnya air di sungai yang banyak terdapat di Bandung, seperti Cikapundung, Citepus, Cipamokolan, dan Cidurian.

Hujan juga merata hingga ke kawasan Ciparay, pusat pembenihan ikan mas.

"Baru kali ini kolam pada meluap. Itu ikan banyak yang kabur," kata Ny Lina, seorang warga pemilik sejumlah kolam pembiakan ikan melalui telefon.

Sementara itu, hujan deras di daerah Pengalengan dikhawatirkan bakal meningkatkan kembali air di daerah banjir Baleendah. Biasanya, hujan deras di Pengalengan juga membuat Cisanari meluap di daerah Baleendah.

(L.S033*s018/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010