Kemarin, Pollycarpus meninggal hingga soal kematian Pendeta Yeremia

Kemarin, Pollycarpus meninggal hingga soal kematian Pendeta Yeremia

Menko Polhukam Mahfud MD (HO-Tangkapan layar Youtube)

Jakarta (ANTARA) - Selama Sabtu (17/10), berbagai peristiwa hukum telah diberitakan oleh Kantor Berita Antara mulai Pollycarpus Budihari Priyanto meninggal dunia hingga soal kematian Pendeta Yeremia Zanambani.

Berikut rangkuman berita hukum yang layak disimak pagi ini.

Pollycarpus meninggal dunia di RSPP Jakarta
Mantan terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, Pollycarpus Budihari Priyanto dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, Sabtu sore.

Selengkapnya di sini

Mahfud akan umumkan hasil investigasi Intan Jaya
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD akan mengumumkan hasil investigasi terkait kasus penembakan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua beberapa waktu lalu.

Selengkapnya di sini

Komnas HAM: Peristiwa kematian Pendeta Yeremia tak berdiri sendiri
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan peristiwa kematian Pendeta Yeremia Zanambani di Kabupaten Intan Jaya, Papua, tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari rentetan peristiwa lain yang terjadi sebelumnya.

Selengkapnya di sini

Jaksa Agung: Lebih dari 100 kasus diselesaikan secara restoratif
Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut ada lebih dari 100 kasus pidana ringan di seluruh wilayah kerja kejaksaan di Indonesia yang telah diselesaikan secara restoratif atau mengedepankan perdamaian.

Selengkapnya di sini

117 orang di lingkungan KPK sembuh dari COVID-19
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat 117 orang di lingkungan telah dinyatakan sembuh dari COVID-19 berdasarkan data sampai Jumat (16/10).

Selengkapnya di sini

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar