Garut, 29/3 (ANTARA) - Bupati Garut Aceng H.M Fikri menyatakan, Senin kondisi ruas jalan provinsi antara Nagrek-Garut sepanjang 26 km, dinilai sebagai penyebab terhambatnya kemajuan dan perkembangan di daerahnya.

Karena jalan tersebut selain relatif sempit, juga sepanjang lintasannya sarat tikungan tajam serta berliku-liku, tegasnya di hadapan rombongan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di ruang "Pamengkang" gedung Pendopo kabupaten setempat.

Kondisi seperti ini dinilai pula mengakibatkan kabupaten Garut, akan tetap mengalami kesulitan maju dan berkembang meski didesain apapun, katanya.

Sebab menurut bupati, satu unit truk kontainer saja yang melintasinya, mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas bahkan kerap mengalami mogok pada tanjakan di lokasi "Leuweung Tiis", ungkapnya mengingatkan.

Maka dengan kondisi demikian selama ini, investor mana yang banyak mau berdatangan menanamkan investasinya secara besar-besaran di kabupaten Garut, ungkap bupati menambahkan.

Sehingga melalui rombongan DPD RI, yang tengah melaksanakan masa reses tersebut, bupati mengusulkan agar kondisi jalan itu bisa diperlebar minimal menjadi dua kali lipat, dari yang tersedia saat ini.

Sementara itu, rombongan DPD RI yang dipimpin Hj. R. Ella M. Giri Komala berjanji akan segera memfasilitasi aspirasi yang dikemukakan bupati Aceng H.M Fikri, bahkan jika perlu dengan menunjukkan studi kelayakannya.

Meski lembaganya, hanya berkewenangan mengusulkan serta mengawal usulan ini supaya bisa segera dibahas kalangan DPR dan pemerintah kemudian dapat mengabulkannya, ungkap Ella. (HT/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010