Liga Inggris

Tepis rumor Barca, Guardiola tegaskan ingin lebih lama di Man City

Tepis rumor Barca, Guardiola tegaskan ingin lebih lama di Man City

Manajer Manchester City Pep Guardiola saat timnya menghadapi West Ham United di Stadion London, London, Inggris, 24 Oktober 2020. ANTARA/Pool via REUTERS/PAUL CHILDS.

Saya senang berada di Manchester dan saya harap bisa melakukan pekerjaan dengan baik musim ini agar tinggal lebih lama
Jakarta (ANTARA) - Pep Guardiola mengaku bertahan "tinggal lebih lama" di tengah spekulasi bakal kembali melatih Barcelona setelah salah seorang calon presiden Barcelona berikrar untuk memulangkan dia ke Nou Camp.

Guardiola berada pada tahun terakhir kontraknya bersama City dan ini memunculkan perdebatan mengenai masa depannya sebelum calon presiden Barcelona Victor Font menyatakan akan memulangkan Guardiola ke klub Catalan itu di mana dua kali dia pernah menjuarai Liga Champions.

Namun saat pernyataan Font itu dilontarkan kepada dia saat konferensi pers Jumat, Guardiola menjawab: "Saya bahagia sekali di sini. Saya senang berada di Manchester dan saya harap bisa melakukan pekerjaan dengan baik musim ini agar tinggal lebih lama."

Baca juga: Pep Guardiola ogah kembali ke Barcelona
Baca juga: Laporta calonkan diri pimpin Barcelona, akan pulangkan Guardiola


Meskipun Guardiola telah memenangkan dua gelar Liga Premier sejak bergabung dengan City dari raksasa Jerman Bayern Muenchen pada 2016, sukses kancah Eropa ternyata sulit dicapai selama melatih di Etihad.

Cedera telah mengganggu City awal musim ini sampai pasukan Guardiola menempati urutan ke-13 klasemen liga papan atas Inggris menjelang pertandingan tandang melawan Sheffield United esok Sabtu.

Baca juga: Guardiola catatkan awal musim terburuk dalam kariernya sebagai pelatih

Guardiola mengatakan penderitaan City itu diperparah oleh jeda pramusim yang dipersingkat dan program pertandingan yang diperas karena tuntutan pandemi virus corona.

Dan itu membuatnya berpendapat Liga Premier harus kembali membolehkan lima pemain pengganti seperti berlaku pada tahap penutupan musim lalu.

Baca juga: Guardiola yakin Manchester City temukan konsistensi

"Pasti harus, 100 persen," kata dia seperti dikutip AFP. "Ini bukan tentang satu klub.

"Ada statistik yang tidak mereka sangkal bahwa di Liga Premier pemain 47 persen lebih banyak mengalami cedera otot ketimbang musim sebelumnya karena tidak ada persiapan untuk sebagian besar tim dan jumlah pertandingan.

"Semua liga -Jerman, Spanyol, di mana saja- (membolehkan) lima pergantian pemain guna melindungi pemain, bukan untuk melindungi satu tim. Mudah-mudahan mereka bisa mempertimbangkan kembali dan melakukan apa yang dilakukan oleh seluruh dunia karena kami harus menyesuaikan diri dengan pandemi. situasi dan hal-hal lain."

"Kenyataannya saat ini berbeda sekali dengan sebelumnya. Orang cerdas menyesuaikan diri dengan situasi di dunia, sepak bola itu tentang pemain. Kita lihat saja nanti."

Baca juga: Rayakan laga ke-100, Solskjaer berambisi MU taklukkan Arsenal

 

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar