Satgas Penanganan COVID-19 ingatkan warga agar disiplin jalankan 3M

Satgas Penanganan COVID-19 ingatkan warga agar disiplin jalankan 3M

Murid Madrasah Al Hidayah 2 mengampanyekan penerapan 3M dalam Gerakan Bersama (GEMA) melawan COVID-19 di kantor UPTD BLK Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (3/11/2020). (ANTARA FOTO/Candra Yanuarsyah/wsj)

Jakarta (ANTARA) - Seiring dengan peningkatan mobilitas dan aktivitas masyarakat, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengingatkan warga agar selalu disiplin menjalankan 3M (memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan menggunakan sabun) guna meminimalkan risiko penularan virus corona.

Menurut Satgas Penanganan COVID-19, selama masa liburan panjang dari 28 Oktober sampai 1 November 2020 kunjungan ke tempat wisata meningkat namun warga yang mendatangi tempat wisata umumnya sudah memakai masker dan tempat mencuci tangan sudah disediakan di objek-objek wisata.

"Dengan memakai masker, maka wisatawan dapat melindungi dirinya dan orang-orang terdekat dari potensi penularan COVID-19. Namun demikian, terlihat masyarakat masih berkerumun hal ini tentu sangat disayangkan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito sebagaimana dikutip dalam siaran pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang diterima di Jakarta, Jumat.

Kerumunan warga masih terjadi di tempat wisata seperti Lapangan Sewandanan dan Canden di Yogyakarta, Curug Cigentis di Jawa Barat, Tanah Lot di Bali, wisata Malin Kundang di Sumatera Barat, dan Gunung Budeg di Jawa Timur.

Warga yang mengunjungi pusat perbelanjaan dan restoran juga belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan, termasuk dalam memakai masker dan menjaga jarak.

"Kami ingin mengingatkan seluruh masyarakat bahwa di mana pun dan apapun aktivitasnya, maka protokol 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) harus disiplin dilakukan, upaya perlindungan utama dari paparan COVID-19," kata Wiku.

Satgas Penanganan COVID-19 pusat mengapresiasi jerih payah Satgas Penanganan COVID-19 daerah yang senantiasa melakukan pemantauan, edukasi, dan penegakan disiplin protokol 3M.

"Saya meminta satgas di daerah dapat terus melakukan monitoring ini dan menegakkan disiplin di masyarakat agar penambahan kasus positif dapat terus ditekan," kata Wiku.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #jagajarak #pakaimasker

Baca juga:
Kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 4.065 jadi 425.796 orang
602.372 orang ditegur di tempat wisata saat libur panjang


Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jaga jarak, penerapan 3M yang paling susah dilakukan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar