Jakarta (ANTARA News) - Peserta ujian nasional (UN) tingkat SMP di Jakarta yang tidak lulus mencapai 39.179 siswa (28,97 persen), hampir sepertiga dengan hanya tingkat kelulusan 71,03 persen.

Angka kelulusan itu turun drastis jika dibandingkan tahun lalu yang mencapai 99,8 persen, nyaris lulus semua.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengaku prihatin dengan angka kelulusan yang melorot tajam itu, meskipun menyatakan optimistis tingkat kelulusan akan bertambah setelah ujian ulang di 22 subrayon pada 17 hingga 20 Mei mendatang.

"Saya mendapat kabar, Jakarta ada dalam posisi yang buruk. Saya prihatin dan tidak gembira dengan hasil ini," kata Fauzi Bowo usai meresmikan 33 gedung sekolah di SMAN 77, Jakarta, Kamis.

Pengumuman resmi akan dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional pada Kamis sore (6/5) dan akan diumumkan kepada siswa peserta UN melalui SMS, telepon, website, email, surat via pos, kurir dan ditempel pada papan pengumuman sekolah pada hari Jumat (7/5), pukul 10.00 WIB.

Hasil UN yang mengecewakan itu disebut Gubernur harus menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak untuk melakukan pengkajian dan evaluasi UN secara serius agar dapat mendongkrak angka kelulusan saat UN ulangan yang akan datang.

"Jangan langsung bilang hasil ini sudah final. Saya tegaskan angka ini belum final, masih bersifat sementara. Karena siswa yang tidak lulus masih diberi kesempatan untuk mengikuti UN ulangan," ujarnya.

Dari data Dinas Pendidikan DKI, total peserta UN SMP tahun 2010 sebanyak 135.236 siswa. Dari jumlah tersebut, siswa yang dinyatakan lulus ujian mencapai 71,03 persen atau 95.057 orang, sedangkan sisanya sebanyak 39.179 siswa dinyatakan tidak lulus.

Rinciannya, total peserta UN SMP sebanya 118.764 siswa, yang lulus 88.272 siswa (74,33 persen), dan tidak lulus sebesar 30.492 siswa (25,67 persen) sedangkan peserta UN dari SMP Terbuka 1.702 siswa, sebanyak 375 siswa (22,03 persen) lulus dan 1.327 siswa (77,97 persen) tidak lulus.

Serta total peserta UN Madrasah Tsanawiyah sebanyak 14.770 siswa, diantaranya lulus sebesar 7.410 siswa (50,17 persen) dan tidak lulus sebanyak 7.360 siswa (49,83 persen)

Dibandingkan dengan tahun 2009, angka kelulusan UN SMP mencapai 99,805 persen atau dari total 132.956 peserta UN, yang lulus mencapai 132.697 peserta (99,805 persen) dan yang tidak lulus hanya 259 siswa (0,195 persen).

Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto mengatakan pihaknya akan mengkaji penyebab turunnya angka kelulusan itu sementara menyiapkan para siswa yang harus mengulang ujian.

"Melalui suku dinas dan kepala sekolah, saya minta melakukan pendekatan perorangan terhadap siswa dan orang tua. Saat pengumuman dilakukan, yang lulus patut bertoleransi kepada teman-teman yang harus mengulang," kata Taufik.

Siswa yang tidak lulus akan disiapkan untuk menghadapi ujian ulangan termasuk persiapan aspek psikis yang mungkin timbul akibat gagal ujian.

(T.A043/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010