MNC Bank permudah nasabah kelola kartu kredit via aplikasi

MNC Bank permudah nasabah kelola kartu kredit via aplikasi

Pengguna tengah melakukan transaksi melalui aplikasi mobile banking Motion. ANTARA/HO-MNC Bank.

Jakarta (ANTARA) - PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) mempermudah nasabah untuk mengelola kartu kreditnya melalui aplikasi mobile banking perseroan yang telah diperbaharui yaitu Motion versi 1.0.6.

Presiden Direktur MNC Bank Mahdan Ibrahim mengatakan, kartu kredit memang memudahkan bagi penggunanya dalam bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai, mulai dari belanja kebutuhan harian, membayar makanan di restoran, belanja daring, hingga untuk kebutuhan darurat.

"Bahkan, banyak tempat belanja online memberikan penawaran istimewa bagi pemakai kartu kredit. Nah, agar manfaat dari kartu kredit dapat maksimal, pengguna harus pandai mengelolanya dan membayar tepat waktu," ujar Mahdan dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.


Baca juga: Bank Mandiri alokasikan Rp1,7 triliun kembangkan teknologi digital

Melalui aplikasi tersebut, lanjut Mahdan, nasabah dapat menerima notifikasi langsung untuk setiap transaksi, catatan historis transaksi kartu, sisa limit kartu dan ringkasan tagihan.

Selain itu, nasabah dapat membayar tagihan kartu kredit MNC Bank tanpa biaya dari rekening tabunganyang terdaftar di Motion, yang membantu nasabah dalam mengelola kartu kreditnya dan terhindar dari denda keterlambatan pembayaran.

"Bagi nasabah baru kartu kredit MNC Bank, aktivasi kartu kredit dan membuat atau merubah PIN 6 digit dapat langsung dilakukan melalui Motion," kata Mahdan.


Baca juga: BNI catat transaksi mobile banking Rp103,4 triliun saat COVID-19

Emiten berkode saham BABP itu terus melakukan pemutakhiran aplikasi mobile banking miliknya seiring tren digitalisasi yang semakin masif saat pandemi.

Penerapan digitalisasi yang komprehensif menjadi salah satu keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18-19 November 2020 lalu.

Transaksi ekonomi dan keuangan digital tumbuh positif sejalan dengan penggunaan platform dan instrumen digital di masa pandemi, serta kuatnya preferensi dan akseptasi masyarakat akan transaksi digital.

Nilai transaksi digital banking mencatat pertumbuhan positif sebesar 10,50 persen (yoy) pada September 2020. Ke depan, BI memperkirakan tren digitalisasi akan terus berlanjut, sehingga memandang pentingnya dorongan positif bagi tren tersebut.


Baca juga: BRI andalkan layanan digital banking "BRImo" di tengah pandemi

Baca juga: PermataBank lakukan standar baru dalam pemanfaatan internet banking

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kunjungi Kantor Berita Antara, Christina Aryani diskusikan siaran digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar