Yogyakarta (ANTARA News) - Ajang Kontes Robot Indonesia dan Kontes Robot Cerdas Indonesia diharapkan memunculkan ide kreatif dan inovatif di kalangan mahasiswa dalam berkarya.

"Karya mahasiswa yang dinilai kreatif dan inovatif akan dipromosikan ke kancah internasional," kata Direktur Penelitian dan Pengembangan Masyarakat, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Suryohapsoro Tri Utomo di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia usai membuka Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) 2010 Regional III di Gedung Olah Raga (GOR) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), para pemenang kontes akan difasilitasi menuju ajang lomba tingkat internasional.

"Bagi para pemenang dalam kontes robot itu karyanya dapat dikatakan teruji, sedangkan yang belum berhasil dapat mencoba lagi pada perlombaan berikutnya. Para peserta yang belum berhasil jangan berkecil hati dan pantang menyerah," katanya.

Ia mengatakan, kemampuan suatu bangsa ditopang oleh penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kreativitas, inovasi, dan kemampuan menjalin kerja sama.

"Oleh karena itu, mahasiswa dapat bekerja sama untuk menuangkan ide kreatif dan inovatifnya dalam merancang, mengembangkan, dan mengontruksi suatu karya berupa robot yang dilombakan berdasarkan aturan yang telah ditetapkan," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Kontes Robot Regional III Pramudi Utomo mengatakan, KRI diikuti 15 tim dari enam perguruan tinggi negeri (PTN) dan sembilan perguruan tinggi swasta (PTS).

KRCI beroda diikuti 23 tim dari lima PTN dan 18 PTS, KRCI berkaki diikuti 12 tim dari tiga PTN dan sembilan PTS, dan KRCI "battle" diikuti 11 tim dari lima PTN dan enam PTS.

"Secara keseluruhan KRI dan KRCI 2010 Regional III diikuti sebanyak 29 perguruan tinggi terdiri atas tujuh PTN dan 22 PTS yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, dan Kalimantan," katanya.(B015/H008)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010