Jakarta (ANTARA News) - Pengurus Pusat (PP) Olimpiade Spesial Indonesia (SOIna) menyambut gembira kesediaan binaragawan Ade Rai untuk menjadi Duta Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) VI SOIna 2010 di GOR Ragunan, Jakarta pada 24-30 Juni mendatang.

"Kami sangat senang dan bangga saat mendengar bahwa Ade Rai bersedia menjadi Duta SOIna, dengan cepat Ade menjawab tawaran kami padahal kami belum selesai bicara," kata Ketua Umum SOIna dr. Pudji Hastuti kepada pers di Jakarta, Jumat.

Pudji menjelaskan, Ade Rai terpilih sebagai Duta Pornas SOIna VI 2010, karena selain merupakan artis olahraga (bintang iklan), juga juga merupakan tokoh olahraga yang sampai saat ini konsisten mengkampanyekan hidup sehat dan gizi di Indonesia.

"Pertimbangan kami adalah Ade Rai seorang atlet dan bintang iklan olahraga terkenal baik di Indonesia maupun di luar negeri, yang selalu mengkampanyekan gaya hidup sehat," kata Pudji.

Kesediaan Ade Rai menurut Pudji akan sangat membantu dalam memotivasi dan meningkatkan semangat juang para atlet tunagrahita untuk meraih prestasi lebih tinggi.

"Kami berharap semangat seorang Ade Rai dapat menular kepada para atlet tunagrahita untuk tetap maju dan berjuang untuk mencapai prestasi setinggi-tingginya," kata Pudji.

Olimpiade Spesial Indonesia (SOIna) adalah adalah satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapat akreditasi dari Olimpiade Spesial Internasional untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga bagi para penyandang tunagrahita di Indonesia dalam rangka pemberdayaan tunagrahita menjadi masyarakat yang lebih produktif.

"Sebenarnya kita tidak menganggap tunagrahita sendiri sebagai sesuatu yang negatif, tetapi kadang-kadang bagi keluarga sendiri menganggap tunagrahita adalah sebuah beban yang berat, padahal mereka memiliki potensi yang besar, yang mungkin anak normal saja belum tentu bisa melakukannya," kata Ade Rai.

Ade mengajak orangtua yang memiliki anak tunagrahita agar mau mengembangkan potensi yang anaknya miliki, mengajak anak mereka untuk lebih dikembangkan kemampuannya bukan malah menyembunyikannya.

"Contohnya Stephani yang sangat luarbiasa, bisa bermain piano, kemudian menjadi juara renang, yang anak normal saja belum tentu bisa melakukannya," kata Ade.

Stephanie adalah salah satu atlet SOIna yang berhasil menorehkan prestasi dengan menyumbang dua medali emas pada cabang olahraga renang pada kompetisi ke-7 Olimpiade Spesial pada tahun 2009 di Singapura.

"Orangtua Stephanie pasti sangat bangga dengan produktivitas dan prestasi yang dihasilkan oleh Stephani di berbagai bidang," kata Ade.(*)
(T.M-IPR/A032/R009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010