Denpasar (ANTARA News) - Bali tetap dipercaya sebagai tuan rumah berbagai pertemuan penting bertaraf internasional yang akan dihadiri sejumlah kepala negara di belahan dunia hingga tahun 2014.

"Sejumlah pertemuan penting telah diagendakan di Bali hingga empat tahun mendatang," kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Denpasar Minggu.

Ia mengatakan, hampir setiap tahun puluhan pertemuan bertaraf internasional digelar di Bali, termasuk dihadiri sejumlah kepala negara di dunia.

Bahkan enam kepala negara di kawasan ASEAN akan mengadakan pertemuan di Bali pada tahun 2011.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat mengadakan rapat koordinasi gubernur se-Indonesia, di istana Tampak Siring, Gianyar 19-21 April 2010 sempat meninjau sejumlah hotel di Nusa Dua, tempat menginap kepala negara dan delegasi luar negeri.

Gubernur Pastika yang sehari sebelumnya mengadakan simakerama (temu wicara) dengan berbagai elemen masyarakat Bali itu menambahkan, Bali dalam 2012 kembali diagendakan menjadi tuan rumah pertemuan APEC yang juga dihadiri sejumlah kepala negara, menyusul 2014 kompetisi ratu kecantikan dunia.

"Kepercayaan dunia internasional, khususnya pemerintah Indonesia terhadap Bali tidak lepas dari citra Bali selama ini," ujar Gubernur Pastika.

Kepercayaan itu diharapkan mampu memberikan dampak positif, yakni semakin meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata.

Bali menerima kunjungan 2,22 juta wisman selama 2009, meningkat 14,45 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 1,96 juta orang.

Kunjungan tersebut diharapkan lebih meningkat di masa-masa mendatang, mengingat lebih dari 75 masyarakat Bali menggantungkan hidupnya dari sektor pariwisata.

Gubernur Pastika mengajak semua pihak untuk menyukseskan berbagai pertemuan bertaraf internasional itu, dengan memelihara dan menciptakan keamanan lingkungan yang kondusif.

"Menjadi PR bagi Kepala Dinas Perhubungan dan Polda Bali untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas, terutama setelah keluar dari Bandara Ngurah Rai, kawasan Nusa Dua, Kuta maupun perkampungan seniman Ubud," harap Gubernur Pastika.

(T.I006/B013/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010