Jakarta (ANTARA News) - Kerusuhan yang dipicu oleh tewasnya satu orang anggota kelompok organisasi massa mengakibatkan puluhan lapak pedagang dan sejumlah kendaraan hangus terbakar di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin dini hari.

"Kami memeriksa tiga orang saksi yang kini telah dibawa ke Polda Metro Jaya," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Kamil Razak, kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Pemeriksaan saksi diserahkan kepada Polda Metro Jaya antara lain karena besarnya dampak kerusuhan yang diduga berbasis antaretnis tersebut.

Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono juga mendatangi lokasi kerusuhan yang terjadi pada Senin dini hari itu.Namun, Kapolda tidak memberikan banyak komentar kepada para jurnalis terkait dengan kerusuhan yang dipicu oleh meninggalnya satu orang itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia bernama Endit Mawardi (43). Namun, polisi masih mendalami latar belakang dari peristiwa tersebut.

Endit diketahui merupakan anggota dari organisasi massa tersebut. Kerusuhan itu berawal ketika para anggota ormas mencari para pelaku yang diduga berasal dari etnis tertentu di daerah Duri Kosambi, Cengkareng.

Massa kemudian juga melakukan pembakaran sehingga data kepolisian menyebutkan terdapat sekitar 35 puluhan lapak tempat pedagang kayu berjualan dan beberapa kendaraan hangus terbakar.

Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat hingga menurunkan hingga sekitar 10 unit mobil pemadam untuk menangani kobaran api.

Saat ini, ratusan petugas kepolisian baik dari Polda Metro Jaya maupun Polres Metro Jakarta Barat diturunkan di tempat kejadian perkara untuk menjaga keamanan.(T.M040/A038)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010