Aqua Berastagi tanam 3.725 pohon demi hijaukan Tahura Bukit Barisan

Aqua Berastagi tanam 3.725 pohon demi hijaukan Tahura Bukit Barisan

Sejumlah peserta dari PT Tirta Sibayakindo AQUA Berastagi dan PT Pertamina Geothermal Energy Area Sibayak mengakhiri program CSR tahun 2020 di Berastagi, Rabu (16/12/2020). ANTARA/HO-Aspri.

Berastagi (ANTARA) - Tanggung jawab sosial (CSR) PT Tirta Sibayakindo AQUA Berastagi menyebut, melakukan penanam sebanyak 3.725 batang pohon lewat program konservasi demi menghijaukan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

"Sepanjang tahun 2020 ini, kita telah melakukan penanaman pohon 3.725 pohon di Tahura Bukit Barisan," ujar Stakeholder Relations Manager Tirta Sibayakindo, Esron Siringoringo di Berastagi, Karo, Sumatera Utara, Rabu.

Ia menerangkan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura Bukit Barisan baik menanam dan membangun taman pendidikan konservasi di kawasan tersebut.

Baca juga: Indonesia-AstraZeneca tanam 20 juta pohon dukung lingkungan sehat
Baca juga: Puluhan ribu mangrove ditanam PT Angkasa Pura II di Deli Serdang


Taman pendidikan konservasi (TPK) tersebut lewat program konservasi yang direalisasikan pihaknya bertujuan mendirikan lokasi belajar, melakukan penelitian, dan juga eduwisata di kawasan Tahura Bukit Barisan.

"Sejak TPK berdiri total seluruh pohon yang kita tanam di lokasi sebanyak 9.210 pohon. Lokasi penanam pohon ini tersebar diTPK 1, TPK 2, dan TPK 3," terangnya.

Pihaknya baru saja mengakhiri program kerjasama dengan Sources of Indonesia (SOI), dan Yayasan Cipta Fondasi Komunitas (CFK) tahun ini dengan menampilkan pameran kerajinan, dan berbagai aktivitas yang telah dilakukan oleh para mantra perusahaan air minum kemasan.

"Program CSR yang kita laksanakan berada di bawah payung AQUA Lestari dengan pilar-pilar, di antaranya program konservasi, program 'Water Access Sanitation and Hygiene/WASH, program nutrisi, program Economy Development , dan program Packaging," terang dia.

"Sepanjang tahun 2020 ini, seluruh kegiatan menggunakan sumber daya masyarakat lokal setempat dengan menyebutnya bagian dari program padat karya. Harapannya di pandemi COVID-19, kami tetap mengupayakan perputaran roda perekonomian masyarakat lokal," tutur Erson.

Baca juga: BPDAS Musi tanam 3.000 bibit buah di OKU Timur
Baca juga: 350 pohon tabebuya ditanam Jasa Raharja di Kalbar

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar