KBM luring di pulau penyangga Kota Batam berjalan baik

KBM luring di pulau penyangga Kota Batam berjalan baik

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meninjau pelaksanaan sekolah tatap muka di Pulau Kecamatan Belakangpadang, Rabu (6/1/2021). ANTARA.

Dari kondisi itu kami punya optimisme mudah-mudahan proses yang berlangsung bisa dipertahankan sampai dua pekan ke depan, kami harapkan tidak ada kasus
Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau menilai kegiatan belajar mengajar secara tatap muka atau luar jaringan (luring) di berbagai sekolah di pulau penyangga daerah setempat berjalan relatif baik, dengan memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

"Dari pantauan hari ini bisa disimpulkan, alhamdulillah, baik. Mulai dari masuk, ada petugas yang mengecek suhu. Setelah cek suhu siswa cuci tangan, masuk ke kelas masing-masing dan dibuat jaraknya. Semua pakai masker," kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad usai meninjau pelaksanaan sekolah yang membuka kembali KBM tatap muka di Pulau Belakangpadang, Rabu.

Jumlah siswa di kelas pun dibatasi, demi mematuhi ketentuan jaga jarak, maksimal 18 orang di dalam kelas. Pihak sekolah membagi KBM dalam dua jadwal.

Sekolah juga mengatur pergantian jadwal pelajaran. Murid tetap berada di ruangan dan guru pelajaran berikutnya yang masuk, demi menghindari kerumunan.

"Dari kondisi itu kami punya optimisme mudah-mudahan proses yang berlangsung bisa dipertahankan sampai dua pekan ke depan, kami harapkan tidak ada kasus," kata dia.

Baca juga: Bupati Sleman tinjau kesiapan sekolah untuk KBM tatap muka

Ia mengatakan seluruh siswa menyampaikan lebih senang dengan proses belajar di sekolah, karena belajar daring terlalu banyak tugas dan merasa sendiri.

"Saya melihat psikologis mereka dan umumnya anak-anak dengan penuh rasa bahagia senang di sekolah," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan menyatakan 102 sekolah di pulau-pulau penyangga daerah setempat mulai melaksanakan KBM tatap muka, setelah hampir delapan bulan belajar melalui sistem dalam jaringan.

Pemerintah kota setempat mengizinkan seluruh sekolah yang berlokasi di pulau penyangga itu untuk melaksanakan KBM tatap muka di sekolah.

Di Batam, terdapat tiga kecamatan pulau penyangga, yaitu Belakangpadang, Bulang, dan Galang. Selain seluruh sekolah di tiga kecamatan itu, sekolah-sekolah yang terdapat di Pulau Ngenang dan Pulau Seraya di Kecamatan Nongsa dan Sekupang juga menjalankan KBM secara tatap muka.

Baca juga: Disdik Sampang terapkan KBM daring
Baca juga: Bamsoet: Perhatikan kekhawatiran orang tua siswa soal KBM tatap muka

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar