Polda Sulteng siapkan tenda dan tempat tidur bantu korban gempa Majene

Polda Sulteng siapkan tenda dan tempat tidur bantu korban gempa Majene

Personel Brimob Polda Sulteng saat diberi arahan sebelum dikirim membantu korban bencana alam gempa bumi Majene, Mamuju, Sulawesi Barat, di Palu, Jumat (15/1/2021).(ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng).

Palu, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyiapkan puluhan tenda dan tempat tidur darurat bagi korban bencana alam gempa bumi Majene, Mamuju, Sulawesi Barat.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto di Palu, Jumat, mengatakan sebanyak 10 set tenda dan 50 tempat tidur darurat atau sementara dibawa dari Polda Sulteng untuk membantu para korban bencana gempa bumi Majene, Mamuju, Sulawesi Barat.

Ia mengatakan, selain itu Polda Sulteng juga menyedia kendaraan dapur lapangan, kendaraan Watertraitment, kendaraan box, bus angkut, truk dan enam unit kendaraan roda dua membantu korban bencana setempat.

Baca juga: Polda Sulteng kirim lagi 52 personel Sabhara bantu korban gempa Majene

Ia menyampaikan untuk membantu korban bencana ini, Polda Sulteng telah mengirim sebanyak 48 personel Brimob, terdiri dari tim SAR, tim lapangan dan tim dapur.

"Tim dapur dan watertrietnmen 18 personel dan tim SAR 30 personel dalam rangka misi kemanusiaan pertolongan bencana alam gempa bumi," katanya.

Ia menjelaskan personel Brimob dan peralatan yang dikirim ini membantu Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polda Sulawesi Barat dalam rangka misi kemanusiaan pertolongan bencana alam gempa bumi di wilayah setempat.

Kemudian sambungnya, Polda Sulteng kembali mengirim 52 personel dari Samapta Bhayangkara (Sabhara) khusus membantu korban bencana gempa bumi Majene, Mamuju, Sulawesi Barat.

Baca juga: BNPB: 34 orang meninggal akibat gempa Sulbar

Ia mengatakan puluhan personel Sabhara yang dikirim ini juga membawa peralatan seperti mobil SAR, tenda pleton, pilnet dan membawa tiga unit mesin genset.

Ia menegaskan para personel yang melaksanakan tugas sebelumnya telah diberi arahan agar bekerja dengan ikhlas, penuh semangat tanggung jawab, dengan menjaga kekompakan dan keselamatan.

Ia mengatakan personel dan peralatan yang dikirimnya sepenuhnya akan membantu masyarakat di Sulawesi Barat yang menjadi korban bencana gempa bumi.

Diberitakan telah terjadi gempa dengan magnitudo 6,2 di wilayah Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, pada Jumat (15/1) dini hari, menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fasilitas umum, bangunan pemerintah maupun milik warga.

Baca juga: Delapan meninggal dan 637 luka akibat gempa di Sulbar

Pewarta: Rangga Musabar/Sulapto Sali
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

TNI AL bantu tingkatkan kesiapsiagaan warga pesisir Pariaman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar