COVID-19 di Mimika-Papua bertambah 359 kasus selama Januari

COVID-19 di Mimika-Papua bertambah 359 kasus selama Januari

Wakil Bupati Mimika, Provinsi Papua Johannes Rettob. ANTARA/Evarianus Supar/aa.

Jika dirata-ratakan per hari terdapat 19 kasus baru positif COVID-19 di Mimika selama periode Januari 2021 ini
Timika, Papua (ANTARA) - Wakil Bupati Mimika, Provinsi Papua Johannes Rettob menyatakan penularan COVID-19 di daerah itu hingga kini belum bisa dikendalikan, terbukti selama periode Januari 2021 saja, yaitu mulai 1 Januari hingga 19 Januari terdapat penambahan sebanyak 359 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19.

"Jika dirata-ratakan per hari terdapat 19 kasus baru positif COVID-19 di Mimika selama periode Januari 2021 ini," katanya di Timika, Rabu.

Ia menjelaskan temuan kasus baru COVID-19 di Mimika selama Januari ini termasuk sangat tinggi, rata-rata per hari 19 kasus baru. Tentu ini menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat Mimika untuk benar-benar menaati dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

"Kenaikan kasus COVID-19 di bulan Januari ini apakah terkait dengan masa liburan Natal dan Tahun Baru, kami belum bisa memastikannya," kata John, demikian sapaan akrabnya.

Sesuai data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Mimika, sejak pertama kali kasus positif COVID-19 ditemukan di Mimika pada 25 Maret 2020 hingga 19 Januari 2021, jumlah kumulatif kasus sudah mencapai 3.997 kasus.

Pada Selasa (19/1), terdapat penambahan 34 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 di Mimika yaitu tiga orang sebelumnya berstatus probable, sembilan orang suspek dan 10 orang kontak erat dari pasien positif, sementara sisanya berasal dari para pelaku perjalanan.

"Perbandingan antara jumlah spesimen yang diperiksa dengan kasus positif cukup tinggi yaitu 19,5 persen. Pada hari Selasa (19/1), jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 174, ternyata yang positif sebanyak 34 orang," katanya.

Yang menggembirakan, kata Wabup Mimika, angka kesembuhan pasien COVID-19 di Mimika cukup tinggi yaitu sebanyak 3.569 pasien sembuh atau mencapai 89,2 persen.

Sementara kasus kematian akibat COVID-19 di Mimika hingga kini, kata Johannes Rettob, kini mencapai 36 orang.
Petugas medis memeriksa kesehatan warga Banti yang akan dipulangkan ke kampung halamannya, mimika, Papua. ANTARA/Evarianus Supar/aa.


Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra mengakui selama periode Januari ini terjadi peningkatan kasus COVID-19 di Mimika yang cukup berarti, di mana satu orang bisa menularkan virus corona kepada lima sampai 10 orang.

"Kita sekarang sedang menuju ke 4.000 kasus. Meskipun kasus kematian di Mimika ada di bawah angka 1 persen dan tingkat kesembuhan mencapai 89 persen," katanya.

Untuk kasus aktif sekitar 10 persen dan tingkat isian tempat tidur di ruang isolasi sekitar 20 persen.

"Tidak berarti kita lengah. Kami berharap kerja sama dari seluruh komponen masyarakat Mimika untuk menaati protokol kesehatan, jangan lagi ada kerumunan di atas pukul 21.00 WIT sampai pukul 06.00 WIT," demikian Reynold Umbra.


Baca juga: Dinkes Mimika: Banyak warga kurang percaya keberadaan COVID-19

Baca juga: Mimika siapkan RS Darurat antisipasi lonjakan pasien COVID-19

Baca juga: Di Mimika-Papua, positif COVID-19 lampaui 2.000 kasus

Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Anggota terpapar COVID-19, Kapolda Papua tinjau kesehatan tahanan di Polres Mimika

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar