Pascaterbakar, bantuan ke Pesantren Cahaya Islam Payakumbuh mengalir

Pascaterbakar, bantuan ke Pesantren Cahaya Islam Payakumbuh mengalir

Pimpinan Pesantren Cahaya Islam Kota Payakumbuh Arnol. ANTARA/Akmal Saputra.

Payakumbuh (ANTARA) - Bantuan untuk Pondok Pesantren Cahaya Islam Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat setelah asrama putri pesantren yang berada di Jalan Puti Elok, Padang Kaduduak tersebut terbakar pada Sabtu (16/1) dini hari.

Pimpinan Pesantren Cahaya Islam Kota Payakumbuh, Arnol di Payakumbuh, Rabu, mengatakan bantuan bagi pesantren yang dipimpinnya telah mulai mengalir semenjak hari kejadian.

"Alhamdulillah dibalik kejadian ini banyak yang dapat menjadi hikmah. Kami tidak menyangka banyak kalangan yang mau membantu kami, bahkan di hari kejadian," kata dia.

Ia mengatakan taksiran kerugian dari bangunan terbakar lebih dari Rp400 juta, belum termasuk sarana di gedung tersebut mulai dari tempat tidur, lemari dan lainnya.

Baca juga: 25.000 pelajar payakumbuh ikuti Pesantren Ramadhan

Baca juga: 33 ribu pelajar Payakumbuh ikuti Pesantren Ramadhan


Asrama yang terbakar, kata dia merupakan kamar yang digunakan oleh murid kelas IX, dua kamar mandi, satu ruang pembina, 80 unit lemari, 60 unit kasur dan dua unit laptop. Sedangkan untuk tingkat kelas lainnya dan ruangan untuk belajar masih dapat digunakan.

"Bantuan yang datang tidak hanya dari segi materiil, dari segi moril pun sangat luar biasa dari masyarakat. Bahkan dalam membersihkan puing bekas terbakar dapat terselesaikan dalam dua hari," ujarnya.

Saat ini, sambungnya seluruh murid masih dirumahkan untuk sementara waktu sampai dengan adanya alternatif bangunan yang dapat digunakan.

"Tidak hanya kelas IX, untuk kelas VII dan kelas VIII untuk sementara waktu juga dirumahkan sementara. Total santri putri di asrama ini ada 124 santri," katanya.

Ia mengatakan khusus dari PLN pihaknya telah mendapatkan bantuan sebesar Rp66 juta yang diperuntukkan untuk kebutuhan santri, mulai dari buku pelajaran dan lainnya.

"Sedangkan dari Ormas, masyarakat, kelembagaan itu sudah mendekati angka Rp100 juta. Alhamdulillah bantuan terus mengalir hingga saat ini. Termasuk bantuan dari Pemkot Payakumbuh berupa Rendang siap saji dan gotong royong membersihkan puing sisa kebakaran," ujarnya.

Bantuan yang masuk ini merupakan inisiatif langsung dari para donatur tanpa diminta langsung oleh pihak pesantren.

Ia mengatakan masyarakat yang memberikan bantuan, ada yang langsung datang ke lokasi tersebut dan ada yang mentransfer ke rekening sekolah di Bank Muamalat dengan nama rekening SMP Cahaya Islam dan nomor rekening 4230014738 Cabang Payakumbuh, Sumatera Barat.*

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar