Laporan dari Kuala Lumpur

Malaysia catat angka tertinggi COVID-19 sebanyak 4.275 kasus

Malaysia catat angka tertinggi COVID-19 sebanyak 4.275 kasus

Pengendara lalu lintas di Putrajaya mengenakan masker. ANTARA Foto/Faizal

Kuala Lumpur (ANTARA) - Malaysia mencatatkan angka harian tertinggi penularan COVID-19 dengan 4.275 penularan baru yang dilaporkan Sabtu ini sehingga menjadikan jumlah kumulatif terjangkit mencapai 180.455 kasus.

"Kasus sembuh dari COVID-19 juga dilaporkan paling tinggi yaitu sebanyak 4.313 kasus," ujar Dirjen Kesehatan Kementrian Kesehatan Malaysia, Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Sabtu.

Dia mengatakan jumlah keseluruhan kasus sembuh sejauh ini adalah sebanyak 137.019 sedangkan dari jumlah kasus baru sebanyak 4.264 adalah penularan setempat sedangkan kasus impor 11 orang.

Negara Bagian Selangor terus mencatatkan penambahan kasus harian tertinggi yaitu sebanyak 1.421 dalam tempo 24 jam, menjadikan jumlah keseluruhan kasus di negeri ini sebanyak adalah 53.384 kasus.

"Dalam perkembangan yang sama sebanyak tujuh lagi kematian dilaporkan dengan jumlah keseluruhan kematian berkaitan COVID-19 meningkat menjadi 667 kasus," katanya.

Sehari sebelumnya Malaysia mencatatkan kasus tertinggi kematian berkaitan COVID-19 yaitu sebanyak 18 kematian baru dalam tempo 24 jam.

Noor Hisham mengatakan dalam perkembangan yang sama sebanyak 260 pasien dilaporkan dirawat di ICU manakala 103 pasien memerlukan bantuan pernafasan.

Baca juga: PKP di sembilan wilayah di Malaysia diperpanjang hingga 4 Februari
Baca juga: Malaysia laporkan 15 meninggal karena COVID-19
Baca juga: Malaysia laporkan 2.643 kasus harian dan 16 kematian COVID-19

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Malaysia deportasi 160 Pekerja Migran Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar