Bawaslu sebut laporan yang didalilkan Denny Indrayana dihentikan

Bawaslu sebut laporan yang didalilkan Denny Indrayana dihentikan

Duet Denny Indrayana dan Difriadi Derajat di Pilkada Kalsel 2020.(Antaranews Kalsel/istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Selatan menyatakan telah menangani laporan pelanggaran yang didalilkan pasangan calon Denny Indrayana dan Difriadi dan semuanya dihentikan karena tidak memenuhi unsur pelanggaran.

Ketua Bawaslu Kalsel Erna Kasypiah dalam sidang sengketa pilkada di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin, mengatakan laporan dugaan pelanggaran penggunaan bantuan sosial COVID-19 yang dilakukan calon gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor tidak memenuhi unsur pelanggaran setelah dilakukan gelar perkara.

Sementara untuk dalil penyalahgunaan program tandon air untuk kampanye, Bawaslu Kalsel dan bawaslu kota/kabupaten se-Kalsel tidak menerima laporan maupun menemukan pelanggaran itu.

Selanjutnya dalil penyalahgunaan slogan "Bergerak" pada program-program pemerintah daerah yang kemudian menjadi slogan kampanye pasangan calon petahana, Bawaslu Kalsel pun menghentikan laporan itu karena tidak memenuhi unsur pelanggaran.

Hasil pengawasan atas dugaan penegakan hukum tidak adil, transparan dan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang dilaporkan pasangan Denny Indiyana-Difriadi pun dihentikan setelah Bawaslu Kalsel memeriksa tujuh penanganan pelanggaran dari laporan terkait dugaan itu.

Baca juga: KPU nilai permohonan Denny Indrayana-Difriadi tak jelas

Baca juga: KPU Kalsel siap hadapi gugatan Denny Indrayana di MK


"Dari hasil kajian kami tidak memenuhi unsur," kata Erna Kasypiah.

Terkait permintaan dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Banjar, Tapin, Barito Kuala, Hulu Sungai Tengah dan Kecamatan Banjarmasin Selatan, selain satu TPS yang kemudian dilakukan PSU, Bawaslu Kalsel pun tidak menerima laporan atau menemukan pelanggaran.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan menetapkan perolehan suara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel nomor urut 1 Sahbirin Noor dan Muhidin sebanyak 851.822 suara atau 50,24 persen. Sementara total perolehan suara pasangan Denny-Difri 843.695 suara atau 49,76 persen.

Baca juga: Denny Indrayana bawa 117 bukti kecurangan Pilkada Kalsel ke MK

Baca juga: Denny Indrayana curigai kejanggalan penghitungan suara Pilkada Kalsel

Pewarta: Dyah Dwi Astuti
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Petahana unggul sementara di PSU Pilgub Kalsel

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar