Jakarta (ANTARA) - Petarung Indonesia Paul Lumihi mengincar kemenangan pada laga tarung bebas (MMA) ONE Championship dalam tajuk ONE: UNBREAKABLE III di Singapura, Jumat (5/2) meski sang lawan asal Myanmar Tial "The Dragon Leg" Thang haus akan kemenangan.

"Saya telah mempelajari cara bermain dia. Tial haus akan kemenangan. Dia pasti akan berbahaya. Saya hanya harus memastikan bahwa saya adalah orang yang lebih tajam di Circle,” kata Paul dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Selasa.

“Dia memiliki pukulan yang sangat kuat dan tendangan yang bagus. Permainan dasarnya juga sangat bagus. Saya harus mendorong dan menekannya agar dia tidak memiliki kesempatan untuk bermain dengan nyaman. Saya harus bermain agresif dan tidak memberinya ruang untuk menyerang.” tambah dia.

Melawan Thang, Paul menghadapi mantan pegulat amatir dengan kemampuan serba bisa yang solid. "The Dragon Leg" dikenal karena permainan ground-nya yang sempurna dengan lebih dari 500 pertandingan gulat yang dimenangkan selama karirnya, di Freestyle dan Greco-Roman, serta lebih dari 50 kemenangan dalam pertandingan Brazilian Jiu-Jitsu.

Baca juga: Paul Lumihi bertekad putus rentetan kekalahan di ONE Championship 
Baca juga: One Championship-OnePride jalin kerja sama strategis di Indonesia 


Paul mengaku tahu persis siapa yang dia hadapi. Bersama timnya, Paul telah menyusun rencana permainan yang bagus dan diyakini akan membawanya menuju kemenangan.

“Tial adalah petarung yang agresif, tapi dia juga tipe petarung yang menyukai pertarungan yang panjang. Saya pikir dia terbiasa dengan tempo yang lebih lambat dalam pertarungannya. Itu seharusnya menguntungkan saya, karena saya suka melaju cepat dan menaikkan tempo. Saya ingin memaksanya keluar dari zona nyamannya,” jelas Paul.

"Saya tidak berencana memberinya kesempatan untuk bermain nyaman. Saya pasti akan menggunakan semua kemampuan saya untuk membawa pulang kemenangan. Saya memiliki banyak senjata, jarak yang baik dan pertahanan yang baik. Saya juga mengasah keterampilan dasar saya untuk mengimbanginya di atas matras. Saya benar-benar meningkatkan kemampuan serangan saya, dan kemampuan saya untuk menghindar dari upaya kuncian. Saya tidak akan secara aktif mengejar pertarungan bawah, tapi saya akan siap jika itu diperlukan untuk menghadapinya.” pungkas Paul.

ONE Championship ONE: UNBREAKABLE III bakal menampilkan laga utama, yaitu mantan Juara Dunia ONE Atomweight Kickboxing dan Muay Thai Stamp Fairtex yang melanjutkan usahanya untuk meraih gelar dunia ketiga yang bersejarah. Dia mempertaruhkan rekor MMA profesional tanpa cacatnya melawan pegulat Ukraina Alyona Rassohyna. 

Baca juga: Laga ONE Championship mulai dihadiri penonton terbatas 
Baca juga: Petarung Stefer Rahardian bertekad bangkit di tengah pandemi 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2021