Ramai, pengunjung Laman Gurindam 12 diminta patuhi protokol kesehatan

Ramai, pengunjung Laman Gurindam 12 diminta patuhi protokol kesehatan

Plh Gubernur Kepri TS Arif Fadillah memberikan masker kepada masyarakat di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (12/2/2021). ANTARA/Handout/aa.

Antusias masyarakat yang tinggi untuk bermain dan menikmati suasana di Gurindam 12 harus dibarengi protokol kesehatan yang ketat agar terhindar dari wabah COVID-19
Tanjungpinang (ANTARA) - Plh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tengku Said Arif Fadilah meminta masyarakat yang berkunjung ke laman Gurindam 12 mematuhi protokol kesehatan (prokes) COVID-19 yaitu dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Arif Fadilah menyebut masyarakat sangat antusias menikmati wahana yang baru diresmikan pada 4 Februari 2021 tersebut, terutama saat sore hingga malam hari.

"Antusias masyarakat yang tinggi untuk bermain dan menikmati suasana di Gurindam 12 harus dibarengi protokol kesehatan yang ketat agar terhindar dari wabah COVID-19," kata Arif Fadillah di Tanjungpinang, Sabtu.

Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 ini tidak ingin warga mengabaikan protokol kesehatan di tempat itu.

Baca juga: Gubernur Kepri resmikan proyek Gurindam 12 senilai Rp428 miliar

Di samping itu, kata dia, pandemi juga belum selesai karena perkembangan kasusnya setiap hari masih ada khususnya di Tanjungpinang maupun di Batam.

"Maka itu, kami juga menghimbau warga hindari dari kerumunan," tuturnya.

Arif Fadilah memberikan apresiasi kepada aparat TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, yang telah bekerja keras dalam memberikan imbauan protokol kesehatan kepada para pengunjung tersebut.

Pihaknya kini tengah mencari SOP yang tepat terkait penerapan protokol kesehatan masyarakat yang berkunjung ke laman Gurindam 12.

Baca juga: Menguak problematika penanganan COVID-19 di Kota Gurindam 12

"Kita melihat para pengunjung pada makan di situ, ke depan yang mau makan atau ssbagainya di luar halaman Gurindam 12, karena khawatir jadi klaster penularan baru," jelas Arif Fadilah.

Lebih lanjut, Arif Fadilah menyampaikan para pihak berkepentingan sudah sepakat bahwa DPRD akan membuat peraturan daerah (perda) guna menambah kekuatan hukum bagi pelaksanaan penerapan protokol kesehatan COVID-19.

"Sementara ini yang melanggar, kita masih menggunakan Pergub, Perbup dan Perwako. Tapi Perda ini terus kita dorong lebih cepat supaya masyarakat lebih disiplin," tutur Arif Fadilah.

Ia menambahkan masyarakat Kepri umumnya sudah cukup disiplin memakai masker, namun yang menjadi perhatian Satgas COVID-19 saat ini adalah kebiasaan berkerumun karena masyarakat sudah terbiasa berkumpul.

Baca juga: Lapangan Gurindam 12 lokasi puncak upacara HUT Kemerdekaan Kepri
 

Pewarta: Ogen
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden lantik Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar, Kepri, dan Bengkulu

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar