Bangladesh perpanjang penutupan lembaga pendidikan, kecuali madrasah

Bangladesh perpanjang penutupan lembaga pendidikan, kecuali madrasah

Warga berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan tes swab di Sekolah Kedokteran dan Rumah Sakit Mugda di Dhaka, Bangladesh, Selasa (23/6/2020), saat penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) berlanjut. REUTERS/Mohammad Ponir Hossain/hp/cfo

Dhaka (ANTARA) - Bangladesh kembali memperpanjang penutupan lembaga pendidikan, kecuali madrasah, dalam upaya membendung penyebaran COVID-19 selama cuaca dingin saat ini. 

Kementerian Pendidikan Bangladesh melalui pernyataan pada Minggu (14/2) menyebutkan bahwa pemerintah melanjutkan penutupan lembaga pendidikan hingga 28 Februari.

Sebelumnya, penutupan diperpanjang secara bertahap sampai 14 Februari.

Bangladesh pertama kalinya pada 16 Maret tahun lalu mengumumkan penutupan semua lembaga pendidikan di negara tersebut mulai keesokan harinya (17 Maret) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Sejak 8 Maret 2020, virus corona telah berjangkit ke hampir semua distrik di Bangladesh.

Sampai saat ini, tercatat 540.266 kasus COVID-19 dan 8.266 kematian di negara tersebut.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Produsen vaksin India tunda pasokan ke penjual swasta di Bangladesh

Baca juga: Bangladesh beli 30 juta dosis vaksin AstraZeneca dari India

Baca juga: Bangladesh restui uji tahap akhir vaksin COVID-19 Sinovac China


 

Lima WNA Bangladesh di Pandeglang dievakuasi ke Wisma Atlet Jakarta

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar