Tempat hiburan malam Batam tutup tujuh hari hormati Ramadhan 1442 H

Tempat hiburan malam Batam tutup tujuh hari hormati Ramadhan 1442 H

Wali Kota Batam Muhammad Rudi. ANTARA/Naim.

Tadi diputuskan tempat hiburan malam tutup dengan formasi 3-1-3
Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, menutup tempat hiburan malam selama tujuh hari sejak menjelang hingga akhir Ramadhan 1442 Hijriah, untuk menghormati warga muslim yang menjalankan ibadah selama bulan suci itu.

"Untuk buka-tutup tempat hiburan ada banyak saran. Tadi diputuskan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Serta Asisten Pemerintahan, tempat hiburan malam tutup (dengan formasi) 3-1-3," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Rabu.

Tempat hiburan malam tidak boleh beroperasi di tiga hari pertama, satu hari di pertengahan dan tiga hari di akhir.

Baca juga: Pemkot Batam siapkan ruangan khusus simpan vaksin COVID-19

Lebih jelas Rudi mengatakan tempat hiburan malam tutup di tiga hari pertama yaitu malam pertama Shalat Tarawih (sehari sebelum puasa Ramadhan) dan hari pertama serta kedua bulan suci.

"Lalu tanggal 16 Ramadhan, atau malam ke-17," kata dia usai Rapat Forkopinda membahas persiapan Ramadhan.

Serta hari terakhir Ramadhan (malam takbiran) dilanjutkan hari pertama dan kedua Idul Fitri.

Baca juga: Pemkot Batam izinkan masjid gelar Tarawih di masa pandemi COVID-19

Dalam rapat, pemerintah juga memutuskan pelaksanaan Shalat idul Fitri harus di lapangan terbuka, tidak boleh di dalam masjid.

"Shalat Id di luar semua. Di seluruh kelurahan, di luar masjid," kata dia.

Ia menginstruksikan berbagai pihak menyelenggarakan Shalat Id, agar ibadah tidak tertutup di beberapa tempat saja.

Sedangkan mengenai penyelenggaraan malam takbiran, ia mengatakan masih belum diputuskan.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 tahap II di Batam mulai akhir Februari 2021

"Kami masih ingin liat perkembangan COVID-19. Hari ini 86 orang masih dirawat, mudah-mudahan semuanya sembuh," kata dia.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata mengatakan meski diperbolehkan beroperasi di hari-hari tertentu saat Ramadhan, namun tempat hiburan malam tetap harus menjalankan protokol kesehatan.

"CHSE, Cleanlinnes, Health, Safety and Environmental Sustainability. Ini harus diterapkan lebih lengkap lagi," kata Ardi.

Baca juga: Muhammadiyah: Awal puasa 2021 jatuh pada 13 April

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar