Sabtu, positif COVID-19 Jakarta bertambah 1.616 kasus

Sabtu, positif COVID-19 Jakarta bertambah 1.616 kasus

Petugas kesehatan menunjukan vaksin COVID-19 Sinovac di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (23/2/2021). Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pemerintah tengah mengupayakan pengadaan 20 juta dosis vaksin COVID-19 kategori mandiri, di mana vaksin tersebut akan diberikan pengusaha bagi para karyawan di perusahaannya masing-masing. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

Jakarta (ANTARA) - Penambahan positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta, Sabtu, bertambah 1.616 kasus sehingga totalnya menjadi 348.591 kasus.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, penambahan kasus baru COVID-19 sebanyak 1.616 kasus positif itu merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) Jumat terhadap 9.864 spesimen dengan hasil 1.616 positif dan 6.965 negatif.

Jika dibanding sepekan terakhir, penambahan kasus positif harian sebanyak 1.616 kasus ini lebih tinggi dibanding Jumat (5/3) 1.159 kasus, Rabu (3/3) 1.437 kasus dan Selasa (2/3) sebanyak 578 kasus.

Namun, masih lebih rendah dibanding Kamis (4/3) 2.008 kasus, Senin (1/2) 2.058 kasus, Minggu (28/2) 2.098 kasus, Sabtu (27/2) 1.737 kasus, terlebih jika dibandingkan Minggu (7/2) sebanyak 4.213 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi.

Pertambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 1.616 orang hari Sabtu ini juga, mempengaruhi jumlah kasus aktif yang masih dirawat atau diisolasi, yang mengalami peningkatan 52 orang dari jumlah sebelumnya 7.173 orang, sehingga menyebabkan total kasus aktif saat ini sebesar 7.226 orang.

Dari total kasus sebanyak 348.591 kasus pada hari Sabtu ini, sebanyak 5.748 di antaranya meninggal dunia setelah adanya tambahan 46 orang meninggal dari angka sebelumnya 5.702 orang. Angka tersebut senilai 1,6 persen dari jumlah total kumulasi kasus positif.

Sementara itu, untuk pasien sembuh bertambah sebanyak 1.517 orang sehingga totalnya menjadi 335.617 orang atau 96,3 persen dari jumlah kumulasi total kasus positif COVID-19 sebanyak 348.591 kasus.

Namun, persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta masih 13,2 persen. 

Angka itu sangat jauh di atas batas persentase Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, sebesar maksimal lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Terakhir, persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Maret 2020 adalah sebesar 11,1 persen.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 Jakarta bertambah 1.342 pada Jumat
Baca juga: Penambahan kasus COVID-19 Jakarta Kamis (4/3) sebanyak 2.008

 

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

5 penumpang pesawat dari Jakarta terkonfirmasi positif COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar