Jalur trans Sulawesi di Kabupaten Majene tertimbun longsor

Jalur trans Sulawesi di Kabupaten Majene tertimbun longsor

Warga melintas di jalur trans Sulawesi di Dusun Lombona, Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, yang tertimbun material bebatuan dan tanah akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah itu sejak beberapa hari terakhir. (ANTARA/HO/Humas Polda Sulbar)

Kapolsek: Kami membuat jalan alternatif di samping badan jalan yang tertutup longsor dan menerapkan sistem buka tutup agar arus lalu lintas tetap lancar.
Mamuju (ANTARA) - Jalur trans Sulawesi di Dusun Lombona, Desa Tubo Tengah, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, tertimbun longsor pada Rabu sekitar pukul 04.00 Wita  akibat tingginya curah hujan di wilayah itu dalam kurun waktu beberapa hari terakhir.

Kapolsek Sendana Inspektur Satu Polisi Suryanto mengatakan, material bebatuan dan tanah berjatuhan dari atas pegunungan mengakibatkan hampir seluruh badan jalan trans Sulawesi tertutup oleh longsor

Akibatnya, kata Suryanto, sejumlah kendaraan dari arah Mamuju maupun sebaliknya yakni dari arah Kota Makassar Sulawesi Selatan yang hendak ke Mamuju maupun ke Kota Palu Sulawesi Tengah sempat tertahan di sekitar lokasi jalan yang longsor.

Antrean panjang kendaraan tak terhindarkan sehingga pihak Polsek Sendana dibantu masyarakat, harus membuat jalur alternatif agar arus lalu lintas di jalur penghubung antarprovinsi di Pulau Sulawesi tersebut dapat digunakan.

"Kami membuat jalan alternatif di samping badan jalan yang tertutup longsor dan menerapkan sistem buka tutup agar arus lalu lintas tetap lancar. Jalur ini cukup vital karena merupakan jalur penghubung antarprovinsi," ujarnya.

Selama dua hari terakhir, wilayah Kabupaten Majene diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang. Hal itulah yang diduga memicu terjadinya longsor yang sebelumnya di kawasan itu sempat terjadi longsor saat terjadi gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo pada 15 Januari 2021.

Sementara itu jalur jalan di kawasan Dusun Lamaru, Desa Simbang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, juga longsor menyebabkan hampir setengah badan jalan ambles.

Kanit Bimmas Polsek Pamboang Inspektur Dua Polisi Kriss Lepong mengatakan, longsor badan jalan di Dusun Lamaru, Desa Simbang itu disebabkan akibat tingginya curah hujan yang melanda kawasan itu sejak dua hari terakhir.

"Kami sudah memasang tanda 'police line' di lokasi jalan yang amles itu untuk menghindari terjaidnya kecelakaan. Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Majene agar akses utama masyarakat ini bisa segera diperbaiki," kata Kriss Lepong.
Polisi memasang "Police Line" di jalur jalan ambles di Dusun Lamaru, Desa Simbang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene. (ANTARA/HO/Humas Polda Sulbar)

Pewarta: Amirullah
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Proyek KA Makassar-Parepare ditargetkan tuntas 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar