Pemerintah imbau masyarakat tetap jaga kesehatan meski ada vaksin

Pemerintah imbau masyarakat tetap jaga kesehatan meski ada vaksin

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi, saat memberikan keterangan pers usai meninjau program vaksinasi untuk wartawan di Gelora Bung Karno, Selasa (16/3/2021). ANTARA/Tangkapan layar Kemkominfo TV.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan masyarakat untuk terus menjaga kesehatan meskipun sudah ada vaksin COVID-19.

"Masyarakat jangan lupa 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehata, Oscar Primadi, dalam konferensi virtual, Selasa.

Indonesia sudah memulai program vaksinasi COVID-19 sejak Januari lalu, menargetkan ada 181 juta jiwa yang divaksin untuk mencapai kekebalan kolektif atau herd immunity.

Baca juga: Rekomendasi CDC usai divaksin COVID-19 soal bertemu orang dan liburan

Baca juga: Batasi makanan berminyak sebelum vaksin


Program vaksinasi nasional akan diberikan secara bertahap untuk masyarakat, saat ini yang sudah menerima vaksinasi antara lain kelompok tenaga kesehatan, warga lanjut usia dan pekerja di sektor pelayanan publik.

Menurut Kementerian Kesehatan, ada 17 juta petugas pelayanan publik yang akan masuk program vaksinasi ini.

Program vaksinasi ini diadakan di beberapa titik seperti rumah sakit, puskesmas, kementerian dan lembaga hingga layanan drive-thru yang bekerja sama dengan sejumlah perusahaan rintisan di Indonesia.

Pemerintah berkomitmen membuka seluas-luasnya akses vaksinasi COVID-19 untuk masyarakat, bukan hanya di kota besar, namun, juga kota kecil lainnya.

"Vaksin untuk semua, kesehatan untuk semua," kata Oscar.

Oscar juga menyampaikan optimisme program vaksinasi ini akan berjalan dengan baik dan penyakit yang disebabkan virus novel corona ini bisa dikendalikan.

Selain mengadakan vaksinasi, pemerintah juga terus melakukan program 3T atau tracing (pelacakan), testing (tes) dan treatment (perawatan) dalam menghadapi pandemi virus corona ini.

Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Komunikasi dan Infomatika, Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Dewan Pers mengadakan program vaksinasi tahap kedua untuk wartawan, yang berlangsung hari ini dan Rabu (17/3) di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Hingga siang ini, menurut laporan dari akun media sosial Kominfo, lebih dari 500 jurnalis sudah datang ke lokasi vaksinasi di Geloran Bung Karno siang ini.

Program vaksinasi nasional ditargetkan akan selesai dalam 15 bulan atau pada Maret 2022 nanti.

Baca juga: Kominfo ingatkan tidak unggah sertifikat vaksinasi ke medsos

Baca juga: LIPI targetkan menyerahkan bibit vaksin Merah Putih pada awal 2022

Baca juga: Jerman akan hentikan penggunaan vaksin AstraZeneca

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Vaksin tiba, pemerintah upayakan pasokan lewat kemitraan-kemitraan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar