Jakarta (ANTARA News) - Binakarya Propertindo Group meluncurkan program angsuran kepemilikan rumah super ringan dalam upaya menjaga stabilitas pasarnya pada industri properti yang mulai membaik kuartal pertama tahun ini.

Program itu dicanangkan pada 5 dan 6 Juni lalu di salah satu proyek perumahan Binakarya yakni Golden Palm Residence, kata Head of Corporate Communication Binakarya, Endang Susilomurti, dalam siaran pers yang diterima ANTARA, Selasa.

Pada waktu peluncuran program tersebut, telah terjual puluhan unit rumah hanya waktu beberapa jam, kata dia.

Hal ini, lanjut dia, disebabkan nominal angsuran yang ditawarkan termasuk kategori sangat terjangkau yaitu mulai Rp1,9 juta per bulan fix lima tahun untuk rumah dua lantai seharga mulai Rp308 juta, dan sudah termasuk Ppn.

Menurut dia, program ini telah ditunggu-tunggu konsumen karena diberlakukan ditengah sejumlah pengembang lainnya merencanakan untuk menaikkan harga akibat kenaikan bahan material bangunan.

Golden Palm Residence sekarang justru memberikan kemudahan cara bayar yang dianggap sangat menguntungkan masyarakat. Dengan angsuran Rp1,9 juta per bulan, konsumen sudah dapat membeli sebuah rumah dua lantai di kawasan prestisisus Jakarta Barat, yaitu kawasan Citra Garden City.

Selain itu, Endang mengatakan, pihaknya menjalin kerja sama eksklusif dengan pihak bank rekanan dalam rangka mempertahankan stabilitas pasar properti yang cenderung makin kondusif.

"Saat ini kami berusaha memberikan kemudahan kepada konsumen dengan meluncurkan angsuran ringan serta bersifat tetap. Dengan angsuran super ringan ini kami berharap dapat mempertahankan daya beli masyarakat yang mulai membaik tahun 2010 ini," ungkapnya.

Golden Palm Residence itu sendiri merupakan salah satu proyek hunian landed yang sangat mengakomodir kebutuhan masyarakat karena di tengah minimnya ketersediaan lahan di kawasan Jakarta, ternyata Binakarya mampu merealisasikan hunian terjangkau berlokasi emas bersistem cluster di kawasan Jakarta Barat dengan total luas area 7 hektare.

Sebelumnya juga disebutkan, penurunan bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) mendongkrak penjualan properti Grup Binakarya Propertindo 25-35 persen pada Januari sampai April 2010.

Pada triwulan pertama tahun ini penjualan properti menunjukkan tren naik menyusul penurunan suku bunga KPR menjadi sekitar 8 sampai 10 persen.

(T.S026/H-CS)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010