Mamuju (ANTARA News) - Gempa berkekuatan 5,3 skala ricther yang terjadi di Dusun Lambara Desa Kasano Kecamatan Baras Kabupaten Mamuju Utara (Matra) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), mengakibatkan satu orang warga, Awal, dikabarkan tewas dan 50 rumah warga di wilayah itu mengalami rusak parah.

Selain itu gempa yang berpusat pada 1,44 Lintang Selatan dan 119,25 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer di perairan sulawesi, berlokasi sekitar 91 km di bagian barat daya Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) juga mengakibatkan sejumlah warga dikabarkan terluka akibat tertimpa bangunan rumah.

Humas pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Utara (Matra), Saidiman Marto, mengatakan, Awal diduga tewas karena tertimbun longsor saat menambang pasir.

"Awal yang berprofesi sebagai penambang batu di sebuah gunung di Lambara tidak bisa menyelamatkan diri sehingga ia tewas tertimbun longsor saat gempa terjadi,"katanya.

Menurut dia, Pemkab Matra saat ini sedang menuju lokasi untuk meninjau kondisi rumah warga yang rusak berat dan ringan akibat gempa, sekaligus akan memberikan bantuan kepada warga korban bencana gempa yang mengungsi maupun untuk memberikan pertolongan medis kepada warga yang terluka.

Gempa di Kecamatan Baras yang membawa korban tersebut, juga dirasakan di Kota Pasangkayu Kabupaten Matra yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Kecamatan Baras selain itu di Kota Palu Provinsi Sulteng.

Kepala Stasiun Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Majene, Edy Sofyan mengatakan, gempa yang terjadi di Matra dan dirasakan getarannya di Kota Palu Provinsi Sulteng, tidak berpotensi tsunami.
(MFH/B010)

Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2010