Dibantu LPEI, eksportir briket ini mampu ekspansi pasar ekspor

Dibantu LPEI, eksportir briket ini mampu ekspansi pasar ekspor

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengunjungi sebuah pameran kerja sama Kemenkeu dan Pemerintah Kabupaten Kendal beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-LPEI.

Kami punya produk briket arang kelapa dengan kualitas terbaik di dunia, hal ini berkat dukungan program LPEI, yang sangat membantu saya dalam mengembangkan usaha
Jakarta (ANTARA) - Eksportir briket arang kelapa CV Indoarab Enterprise mengakui dukungan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) membantu perusahaan dalam mengembangkan usahanya dan memperluas pasar tujuan ekspor.

Direktur CV Indoarab Interprise Istikanah mengatakan berkat dukungan LPEI melalui pendampingan, pelatihan, dan akses pembiayaan ekspor, pihaknya kini berhasil melakukan ekspor ke berbagai negara, termasuk ke Timur Tengah.

"Kami punya produk briket arang kelapa dengan kualitas terbaik di dunia, hal ini berkat dukungan program LPEI, yang sangat membantu saya dalam mengembangkan usaha,” ujar Istikanah melalui keterangan di Jakarta, Selasa.

Ia menuturkan sebelum mendapat pendampingan LPEI, ia cukup kesulitan untuk melakukan ekspor, namun setelah mengikuti program Coaching Program for New Exporter (CPNE) dari LPEI pada 2020, kinerja ekspornya meningkat.

Baca juga: LPEI harapkan "Kendal Goes Global" jadi rujukan pemda dorong ekspor

Selain itu CV Indoarab Interprise juga mendapatkan Fasilitas Pembiayaan Penugasan Khusus Ekspor (PKE) senilai Rp1,5 miliar yang mampu mendorong kenaikan ekspor hingga tujuh ton per bulan. Sampai saat ini, CV Indoarab Interprise telah mengekspor produknya hingga ke 10 negara tujuan ekspor.

Saat ini pihaknya mampu menyerap 130 orang tenaga kerja yang sebagian besar ibu-ibu di sekitar desa yang di antaranya membantu pengemasan.

"Daripada nganggur, apalagi sekarang kan pandemi, ibu-ibu di sekitar saya kasih kerjaan untuk packing. Alhamdulilah. Program PKE LPEI ini sangat membantu saya. Berkat LPEI kini saya mau buka cabang pembakaran batok sendiri di NTT," ujar Istikanah.

Karena mendapat manfaat besar dari program PKEI LPEI, ia mengajak UMKM di berbagai daerah untuk turut serta memanfaatkan program tersebut karena terbukti perusahaan yang dikelolanya mampu terus tumbuh, bisnis semakin berkembang, juga mampu menambah lapangan pekerjaan.

Baca juga: Kualitasnya mendunia, ekspor briket batok kelapa melonjak 50 persen

Baca juga: Mentan lepas ekspor perdana briket kelapa Gorontalo ke Arab Saudi
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dukung PEN korporasi, pemerintah sepakati penyediaan fasilitas penjaminan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar