Jakarta (ANTARA News) - Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan penyerapan anggaran belanja harus dipercepat pada semester II untuk mendukung target pertumbuhan 2010 sebesar 5,8 persen.

"Belanja pemerintah (government spending) harus tinggi pada semester II, karena cukup rendah semester I ini, itu karena dapat dijelaskan (explainable) masalah administratif," ujarnya saat ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa.

Ia menyatakan optimis atas pertumbuhan pada semester II yang dapat mendukung asumsi target pertumbuhan ekonomi terutama apabila penyerapan dapat segera terakselerasi, selain karena sektor konsumsi, investasi dan eskpor membaik.

"Saya optimis bisa terakselerasi karena sektor konsumsi terjaga, investasi naik, ekspor kita naik, dari situ saja optimis, kita tidak bisa menggantungkan dari APBN saja, walaupun APBN penting kepada share pertumbuhan, kita berikan stimulus bagi bergeraknya ekonomi di daerah," ujarnya.

Ia juga menyatakan inflasi akan terus terjaga pada semester II, walau ada kenaikan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10 persen.

"Saya optimis sepanjang jangan latah terhadap efek TDL, karena tidak perlu ikut-ikutan naik, pasar dijaga agar jangan ikut-ikutan, menjaga agar tidak ada kenaikan (harga)," ujarnya.

Untuk itu, ia berharap target inflasi yang telah ditetapkan pemerintah sebesar 5,3 persen akan tercapai.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan mengenai pertumbuhan ekonomi, realisasi pertumbuhan ekonomi selama triwulan I 2010 mencapai 5,7 persen.

"Untuk kuartal II 2010 diproyeksikan mencapai 5,9 persen yang dididorong oleh investasi dan ekspor," katanya.

(ANT/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010