Jakarta (ANTARA News) - Indonesia ICT Award 2010 (INAICTA) telah memasuki babak penjurian tahap pertama dan telah terpilih 173 karya dari total 493 karya yang masuk ke meja panitia.

"Jumlah yang kita seleksi itu tidak termasuk kategori Kompetisi Robotic yang jumlah pesertanya kini mencapai lebih dari 300," ujar Ketua Komite Dewan Juri INAICTA 2010, Santoso Gondowidjojo kepada ANTARA.

Khusus kategori Robotic, akan diseleksi pada puncak acara INAICTA 2010 di Balai Sidang Senayan Jakarta, 23-24 Juli.

Santoso mengungkapkan, anggota Komite Dewan Juri INAICTA 2010 sebanyak 85 orang dan pada 17 Juni telah menyeleksi 493 karya.

Karya-karya itu terbagi dalam 13 kategori yakni kategori e-Government, e-Business for Enterprise, e-Business SME`s, e-Learning, Digital Interactive Media, Tools and Infrastructures, Research and Development, Open Source Application, Mobile Application, Student Project Perguruan Tinggi, Student Project SMA/SMK, Student Project SMP.

"Hasil penjurian tahap pertama ada 8 sampai 9 karya yang terpilih dari setiap kategori. Nantinya akan diseleksi lagi dalam penjurian tahap kedua untuk menentukan siapa yang menjadi pemenangnya," ujarnya.

Dalam penjurian tahap kedua, setiap peserta diminta mempresentasikan karyanya secara langsung kepada juri dan mereka akan diuji bagaimana proses kreatif dan inovasi atas karya yang mereka ciptakan.

INAICTA adalah acara akbar berskala nasional yang diselenggarakan komunitas teknologi informasi dan komunikasi di tanah air, dengan didukung Kementerian Komunikasi dan Informatika, sedangkan tujuannya adalah mengapresiasi karya-karya
terbaik telematika kreasi anak bangsa.

Ia mengatakan bagi peserta yang ingin melihat daftar karya yang lolos, dapat melihat di website resmi INAICTA dengan alamat www.inaicta.web.id.

"Juri telah melakukan seleksi administratif terhadap ratusan karya dan kami melihat kualitasnya meningkat dari tahun ke tahun. Kalaupun ada yang tidak lolos seleksi tahun ini, bukan berarti karya mereka tidak bagus," kata Santoso. (*)

ANT/AR09

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010