Bulu tangkis

Kapolda Metro Jaya kandidat kuat gantikan Kapolri sebagai Sekjen PBSI

Kapolda Metro Jaya kandidat kuat gantikan Kapolri sebagai Sekjen PBSI

Staf Khusus Ketua Umum PP PBSI Mohammad Fadil Imran (keempat dari kanan) menjadi kandidat kuat menggantikan Listyo Sigit Pranowo sebagai Sekjen PP PBSI Periode 2020-2024. ANTARA//Roy Rosa Bachtiar.

Saya sudah menerima surat pengunduran diri Jendral Listyo sebagai Sekretaris Jenderal PP PBSI periode 2020-2024 kemarin
Jakarta (ANTARA) - Irjen Pol Mohammad Fadil Imran dinilai sebagai kandidat kuat sebagai Sekretaris Jenderal PP PBSI menggantikan Komjen Pol Listyo Sigit Pranowo yang secara resmi mengundurkan diri dari jabatan tersebut.

Informasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna dalam konferensi pers setelah pelantikan pengurus periode 2020-2024 di Jakarta, Jumat.

"Saya sudah menerima surat pengunduran diri Jendral Listyo sebagai Sekretaris Jenderal PP PBSI periode 2020-2024 kemarin," kata Agung menceritakan.

Baca juga: KONI resmi lantik pengurus pusat PBSI periode 2020-2024

Pengunduran diri Kapolri Listyo Sigit dikarenakan yang bersangkutan telah terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) pada 3 April.

Dalam AD/ART PBSI pasal 14 ayat 2 butir G disebutkan bahwa "Semua jabatan di Pengurus Pusat/Pengurus Provinsi/Pengurus Kabupaten/Kota tidak boleh rangkap jabatan di semua tingkatan cabang olahraga lain selain cabang olahraga bulu tangkis".

Agung menyebutkan bahwa Listyo sudah mengajukan sejumlah nama yang diusulkan sebagai pengganti, namun Mohammad Fadil Imran yang kini menjabat Staf Khusus Ketua Umum PBSI dan berprofesi sebagai Kapolda Metro Jaya, muncul sebagai kandidat terkuat.

Baca juga: Status Sekjen PBSI Listyo Sigit akan ditentukan pada agenda pelantikan

"Kami menilai terpilihnya beliau sebagai Ketua Umum PB ISSI adalah sesuatu yang positif, agar pembinaan cabang olahraga mendapatkan dukungan yang memadai dari pejabat publik di Indonesia. Namun kita juga mengetahui bahwa aturan melarang satu orang duduk di dua cabang olahraga sekaligus. Dan beliau paham tentang hal ini," Agung menjelaskan.

Selanjutnya, pengurus pusat dengan tim formatur akan melakukan koordinasi dalam waktu dekat untuk memutuskan pergantian jabatan Sekjen PBSI yang baru.

Baca juga: PBSI terapkan prokes ketat jelang pelantikan pengurus 2020-2024
Baca juga: Herry IP bawa ganda putra berlatih ke Jawa Tengah untuk penyegaran

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden BWF resmi minta maaf terkait insiden All England 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar