Banda Aceh (ANTARA News) - Seorang guru SMA Lampahan, Kabupaten Bener Meriah, Sukma Daniati (25) tewas setelah digulung ombak di lokasi objek wisata Taman Tepi Laut Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu.

Kapolsek Lhoknga Iptu Edi Febriadi di Lhoknga mengatakan, kejadian itu bermula saat korban berfoto di atas batu yang ada di lokasi pantai bersama sejumlah rekan saat menikmati liburan sekolah.

Namun saat sedang berfoto korban diduga terpeleset dan kepalanya terbentur dengan batu, sehingga badan korban langsung digulung ombak hingga 300 meter dari bibir pantai.

"Begitu mendapat laporan tersebut kita langsung menuju tempat kejadian dan menghubungi tim SAR dan PMI untuk melakukan tindakan evakuasi," jelasnya.

Dikatakan, saat melakukan evakuasi korban, pihaknya sempat mengalami kendala, karena tingginya ombak.

"Kita baru berhasil mengevakusi korban satu jam kemudian dan korban masih dalam keadaan bernyawa," jelasnya.

Korban menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh yang berjarak sekitar 17 Km dari lokasi.

"Jenazah korban telah divisum di RSU Zainal Abidin dan akan dikebumikan di kampung halamannya di Lampahan," kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek, warga setempat sebelumnya sudah memperingatkan agar korban tak bermain di lokasi itu, namun imbauan itu tak diindahkannya.

Edi menyatakan, terkait kecelakaan laut tersebut pihaknya telah memasang sejumlah imbauan untuk tidak melewati batas-batas kawasan yang kerap menelan korban jiwa.(*)

(T.KR-IFL*BDA1/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010