Hujan disertai angin landa Sangihe, BPBD minta warga waspada

Hujan disertai angin landa Sangihe, BPBD minta warga waspada

Teluk Tahuna Kabupaten Sangihe (1)

Sejak kemarin hujan deras disertai angin melanda Kabupaten Sangihe
Sulut, Sangihe (ANTARA) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Rivo Pudihang meminta masyarakat waspada terhadap potensi bencana alam akibat hujan deras disertai angin.

"Sejak kemarin hujan deras disertai angin melanda Kabupaten Sangihe sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan," kata Rivo Pudihang di Tahuna, Senin.

Baca juga: BMKG Ambon imbau warga waspada dampak Siklon Tropis Surigae

Menurut dia, Senin ini Kabupaten Kepulauan Sangihe diguyur hujan deras disertai angin sejak pagi akibat badai tropis 'Surigae'.

"Kami meminta semua masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan sebab hujan deras disertai angin kencang sedang melanda Kabupaten Sangihe," kata dia.

Apabila dimungkinkan, kata dia, bagi yang bermukim di daerah aliran sungai serta lereng bukit yang rawan bencana agar segera mencari tempat yang aman.

Baca juga: BMKG: Gempa Melonguane dangkal dan akibat subduksi Sangihe-Talaud

Baca juga: BMKG: Gempa bumi di Sulut akibat aktivitas subduksi Sangihe-Talaud


Bagi pengendara kendaraan roda dua dan empat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terlebih yang melakukan perjalanan keluar kota.

"Bagi pengendara agar tetap waspada terhadap longsor dan pohon yang tumbang dalam kondisi alam saat ini," kata dia.

Demikian juga nelayan agar tetap memperhatikan cuaca apabila hendak melaut.

Baca juga: BPBD Sangihe ingatkan warga waspadai bencana alam di awal tahun 2021

"Kalau hendak melaut supaya tetap memperhatikan cuaca agar terhindar dari hal-hal yang merugikan," kata dia.

Dia juga meminta pengurus wilayah di kampung dan kelurahan agar segera menghubungi BPBD apabila terjadi bencana alam.

"Pengurus kampung dan kelurahan diharapkan tetap waspada dan bila dimungkinkan segera evakuasi penduduk yang berada di daerah rawan bencana," kata dia.

Baca juga: BPBD Sangihe catat 76 rumah rusak akibat banjir dan longsor

Pewarta: Jerusalem Mendalora
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar