BMKG Ambon imbau warga waspada dampak Siklon Tropis Surigae

BMKG Ambon imbau warga waspada dampak Siklon Tropis Surigae

Sejumlah petugas memotong pohon yang tumbang menimpa salah satu rumah karena diterjang gelombang kencang akibat badai Siklon tropis Seroja di Kota Kupang, NTT, Kamis (8/4/2021). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang mencatat sebanyak 1.264 rumah mengalami rusak berat, satu orang meninggal dunia dan tujuh orang luka berat dampak dari angin kencang pada Minggu (4/4). ANTARA FOTO/Kornellis Kaha/hp.

terdapat daerah belokan angin di sekitar wilayah Pulau Buru, Ambon dan Pulau Seram
Ambon (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon mengimbau warga waspada terhadap dampak tidak langsung adanya Siklon Tropis Surigae.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon, Kamari menyatakan siklon tropis baru ini bergerak ke arah barat laut mendekati wilayah Filipina.

Kamari dalam rilis yang diterima di Ambon, Senin, mengatakan kondisi terkini posisi silkon Surigae di Samudera Pasifik Timur Filipina, 13,5LU, 126.8BT (sekitar1.140 Km sebelah utara Tahuna), bergerak ke arah barat laut mendekati wilayah Filipina.

Baca juga: BMKG prediksi Siklon Tropis Surigae berkembang jadi topan

Dikatakannya, terdapat daerah belokan angin di sekitar wilayah Pulau Buru, Ambon dan Pulau Seram, yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar wilayah tersebut.

Kecepatan angin rata-rata di wilayah Maluku bagian tenggara hingga barat daya berkisar 8-20 knot.

BMKG memprediksi wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang sesaat lebih dari 30km/jam, berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Buru, Buru Selatan, Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB) dan Seram Bagian Timur (SBT).

Baca juga: BPBD Papua imbau warga di utara Papua waspadai badai siklon tropis 94W

Baca juga: BMKG sebut Malut masih dilanda cuaca ekstrem


Pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang).

Dampak berupa bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang dan rumah rusak.

Semua pihak, katanya, diharapkan dapat membantu menyebarluaskan informasi cuaca terkini dari BMKG untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat berjalan dengan baik.

Baca juga: Puluhan rumah warga OKU Sumsel rusak berat diterjang puting beliung

Baca juga: BNPB minta kepala daerah antisipasi bila ada peringatan siklon tropis

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BMKG Serang ingatkan kewaspadaan bencana hidrometeorologi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar