Jambi (ANTARA News) - Kelangkaan BBM (bahan bakar minyak) tak kunjung normal sejak sebulan lalu di Kabupaten Sarolangun masih dirasakan masyarakat berdampak pada naiknya harga Sembilan bahan pokok (sembako) mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Pantauan ANTARA Jambi , Senin, menunjukkan bahwa harga sembako seperti beras mengalami kenaikan Rp 5.000 per karung. Khusus harga cabe yang mengalami kenaikan secara drastis dari harga Rp35.000 per kilogram menjadi Rp 50.000 perkilogram.

"Untuk saat ini harga cabai tembus menjadi Rp50 ribu perkilo," ujar Epi, salah seorang pedagang sayur di pasar atas Sarolangun.

Beberapa komoditi sembako lainnya yang turut melonjak bawang merah dan kebutuhan dapur lainnya.

Khusus bawang merah naik dari Rp16.000 menjadi Rp20.000 per kilogram. begitu juga sembako lainnya. Epi mengaku salah satu faktor kenaikan sejumlah sembako diakibatkan sedikitnya stok barang yang masuk sehingga harga sembako mengalami kenaikan.

Pedagang lainnya, Nurdin juga mengakui jika beberapa hari ini stok cabe sedikit masuk pasar Sarolangun kemungkinan harga cabai dan sayuran lainnya bakal mengalami kenaikan secara signifikan.

Ia mengaku kelangkaan BBM di beberapa daerah yang ada diprovinsi Jambi ini menjadi salah satu penyebab kenaikan harga sembako.

"Mungkin juga akibat imbas dari kelangkaan BBM dibeberapa daerah yang mngakibatkan harga sembako ikut naik, sebab untuk membawa hasil pertanian tersebut tentunya diangkut dengan kendaraan," kata dia.

Para pedagang dan masyarakat mengharapkan harga sembako turun sehingga pembeli bisa bertambah. (*)

KR-YJ/Y006/AR09

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010