BNPB serahkan dana tunggu hunian Rp618 juta bagi korban banjir

BNPB serahkan dana tunggu hunian Rp618 juta bagi korban banjir

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan Bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) pascabanjir kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (Antaranews Kalsel/Istimewa)

Banjarmasin (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan Bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) setelah banjir bagi Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Banjar melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak Rp618 juta.

Penyerahan dilakukan oleh Tenaga Ahli BNPB Edison Simanjutak kepada Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA di ruang rapat PM Noor, Kantor Setda Prov Kalsel, Banjarbaru, Kamis.

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat di dua daerah yakni Kabupaten Hulu Sungai Tengah sebesar Rp402 juta dan Banjar Rp216 juta.

Tenaga Ahli BNPB Edison Simanjutak menyampaikan, bahwa DTH merupakan bantuan pemerintah pusat yang melalui BNPB diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir yang rumahnya rusak berat.

Baca juga: Pj Gubernur berharap Pemkab HST siapkan lahan relokasi korban banjir

Baca juga: Uni Emirat Arab-Poliban hibahkan 99 perahu motor korban banjir Kalsel


Besaran bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak sebanyak Rp500 ribu per bulan per kepala keluarga selama periode 3 bulan.

Sebelumnya, banjir besar yang terjadi di Kalsel awal tahun banyak menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Kerusakan terparah terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Banjar.

Puluhan rumah di dua kabupaten tersebut rusak berat, bahkan beberapa warga diantaranya kehilangan tempat tinggal dan kini tinggal di tempat hunian sementara.

Sebelumnya, selain dari pemerintah, beberapa pihak terkait, termasuk dari perguruan tinggi juga membantu untuk membangunkan rumah warga korban banjir.

Salah satunya dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan dengan bantuan 18 buah rumah hunian sementara (huntara).

Noorsiah (63 ) salah satu warga Desa Baru, Kecamatan Batu Benawa yang rumahnya ludes disapu banjir mengungkapkan
perasaannya setelah menerima kunci huntara dari LLDIKTI XI Kalimantan.

"Senang saya. Terimakasih banyak," ujar wanita renta yang hidup sendirian di huntara itu.*

Baca juga: Sungai pasang picu genangan di Banjarmasin

Baca juga: Humaniora kemarin data rumah rusak Kalsel hingga vaksin habis terpakai

Pewarta: Ulul Maskuriah
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Masuki kemarau, Kalsel siaga atasi kebakaran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar