Pelaku usaha jasa rental mobil dukung larangan mudik Lebaran

Pelaku usaha jasa rental mobil dukung larangan mudik Lebaran

Komunitas Pelaku Usaha Jasa Rental Mobil Pejuang Rupiah Pamekasan, Jawa Timur saat acara buka puasa bersama dan bagi-bagi takjil berbuka puasa di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Kamis (6/5/2021). (ANTARA/Abd Aziz)

selain sebagai tanggung jawab moral dari  Komunitas Rental Mobil Pejuang Rupiah, dukungan ini juga berdasarkan pertimbangan yang lebih mendalam dan jangka panjang terhadap keberlangsungan ekonomi pelaku usaha jasa ini
Pamekasan (ANTARA) - Para pelaku usaha jasa rental mobil yang tergabung dalam Komunitas Rental Mobil Pejuang Rupiah mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Lebaran 2021 guna mencegah penyebaran COVID-19.

"Dukungan ini, karena pertimbangan kemaslahatan bersama," kata Ketua Komunitas Rental Mobil Pejuang Rupiah Pamekasan Sanigereh di sela-sela acara bagi takjil berbuka puasa kepada pengendara kendaraan bermotor di area Monumen Arek Lancor Pamekasan, Jawa Timur, Kamis.

Sebenarnya, katanya, kebijakan pemerintah melarang mudik Lebaran kali ini di satu sisi merugikan pelaku usaha jasa transportasi, namun demi kemaslahatan masyarakat yang lebih luas, pihaknya dengan lapang dada mendukung kebijakan itu.

Sanigereh dan para pengusaha jasa rental mobil di Pamekasan lainnya juga mengakui kebijakan larangan mudik kali ini, berdampak sistemik pada pendapatan para pelaku usaha.

Bagi para pelaku usaha jasa rental, musim mudik Lebaran biasanya menjadi ajang memanen pendapatan, mengingat saat itu biasanya pengguna jasa transportasi rental meningkat tajam, antara 50 hingga 100 persen, bahkan bisa mencapai 200 persen daripada hari-hari normal.

Baca juga: 530 kendaraan diputar balik di Gerbang Tol Cikarang Barat

Hanya saja, sambung pria asal Desa Tobungan, Pamekasan ini, jika penyebaran COVID-19 terus berlanjut, dampaknya secara ekonomi akan lebih buruk lagi. 

"Jadi, selain sebagai tanggung jawab moral dari  Komunitas Rental Mobil Pejuang Rupiah, dukungan ini juga berdasarkan pertimbangan yang lebih mendalam dan jangka panjang terhadap keberlangsungan ekonomi pelaku usaha jasa ini," katanya.

Ia menyatakan pentingnya dukungan anggota komunitas tersebut terhadap kebijakan pemerintah.

"Kami memang rugi. Kami menggugah semangat kemanusiaan dan kebangsaan teman-teman yang tergabung dalam forum ini untuk mendukung kebijakan pemerintah, karena ini juga untuk kepentingan semua pihak," katanya.

Secara terpisah, Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar berterima kasih atas dukungan para pelaku usaha jasa rental mobil Pejuang Rupiah Pamekasan itu.

"Terima kasih atas dukungannya, karena suksesnya program ini, salah satunya karena adanya unsur dukungan dan kesadaran dari masyarakat," ujarnya.

Komunitas Rental Mobil Pejuang Rupiah salah satu komunitas rental mobil yang secara terbuka menyatakan dukungan atas pemberlakukan larangan mudik Lebaran kali ini, demi kemaslahatan bersama, yakni mencegah penyebaran COVID-19 agar negara ini segera bebas dari pandemi.

Sebanyak 24 pemilik kendaraan mobil dari berbagai merk bergabung dengan komunitas rental ini.

Baca juga: Terminal Bus Mandala Rangkasbitung ditutup selama larangan mudik
Baca juga: Empat stasiun di Lebak tak layani penumpang

Pewarta: Abd Aziz
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar