Ketua DPR RI tinjau penyekatan mudik di Pelabuhan Bakauheni

Ketua DPR RI tinjau penyekatan mudik di Pelabuhan Bakauheni

Ketua DPR RI Puan Maharani bersama rombongan hendak melakukan peninjauan posko penyekatan cek poin Pelabuhan Bakauheni. Minggu, (9/5/2021). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani memantau pelaksanaan pelarangan mudik di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Minggu.

Puan didampingi oleh sejumlah pejabat, seperti, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Doni Monardo, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Puan Maharani bersama rombongan sampai di Dermaga IV Pelabuhan Bakauheni menggunakan helikopter pukul 11.00 WIB dan langsung menuju
Kantor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menggunakan bus.

Baca juga: Puan minta Pemerintah persiapkan matang kebijakan jelang Idul Fitri

Rombongan mendapatkan penjelasan dari pihak ASDP dan Karo Ops Polda Lampung tentang penyekatan arus lalu lintas di Wilayah Lampung terkait larangan mudik Lebaran 2021.

Kemudian, Ketua DPR RI bersama rombongan melakukan peninjauan posko penyekatan cek poin Pelabuhan Bakauheni. Di posko penyekatan itu Puan melihat kesiapan petugas yang berjaga.

Setelah melakukan peninjauan Puan beserta rombongan pun langsung kembali menuju Dermaga IV Pelabuhan Bakauheni dan langsung melanjutkan perjalanannya menggunakan helikopter.

Rencananya, Ketua DPR RI bersama rombongan akan melakukan peninjauan ke lokasi lainnya selain di Provinsi Lampung, yakni Banten dan Jawa Tengah.

Baca juga: Ketua DPR sidak tes GeNose di Stasiun Cirebon
Baca juga: Puan: Hari Pertama larangan mudik jadi pertaruhan wibawa negara

Pewarta: Dian Hadiyatna dan Agus Wira Sukarta
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pelarangan mudik selesai, Bandara Malikussaleh dipadati penumpang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar