Terminal Kampung Rambutan sepi saat larangan mudik

Terminal Kampung Rambutan sepi saat larangan mudik

Suasana ruang tunggu bus AKAP Terminal Kampung Rambutan pada periode larangan mudik, Jakarta, pada Selasa (11/5/2021) terlihat sepi penumpang. ANTARA/Yogi Rachman/am.

Jakarta (ANTARA) - Kondisi Terminal Kampung Rambutan terlihat sepi dari aktivitas penumpang bus pada periode larangan mudik yang dimulai dari 6 - 17 Mei 2021.

Pantauan ANTARA di lokasi, Selasa, suasana di area keberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) Terminal Kampung Rambutan yang biasanya ramai oleh calon penumpang kini terlihat lengang.

Hanya tampak sejumlah pekerja yang tengah merenovasi beberapa bagian di area ruang tunggu keberangkatan bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan.

Selain itu, tak tampak pula deretan bus AKAP yang biasa terparkir untuk melayani penumpang tujuan berbagai daerah tersebut.

Sejumlah petugas Dishub DKI Jakarta juga terlihat berjaga di beberapa titik di area Terminal Kampung Rambutan pada periode larangan mudik tahun ini.

Sebelumnya Kepala Terminal Kampung Rambutan Made Jony mengatakan bahwa pada periode larangan mudik Terminal Kampung Rambutan hanya melayani angkutan perkotaan.

"Kalau layanan angkutan perkotaan masih beroperasi," kata Made Jony.

Terminal Kampung Rambutan merupakan terminal besar yang melayani rute luar kota dan angkutan umum dalam kota Jakarta.

Rute angkutan luar kota di terminal ini melayani Bandung, Cirebon, Sukabumi, Tasikmalaya, Garut, Cikampek, Banjar, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Kediri, Malang, Madiun, Bogor, Depok dan kota lainnya.

Sementara angkutan umum dalam kota melayani tujuan Lebak Bulus, Grogol, Kalideres, Pulo Gadung, Tanah Abang, Senen, dan rute lainnya.

Baca juga: 20 PO AKAP Terminal Kampung Rambutan tutup sementara
Baca juga: Terminal Kampung Rambutan belum gunakan bus pariwisata untuk pemudik

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jelang Lebaran, terminal Kampung Rambutan tak beroperasi 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar