BBMKG: Waspadai cuaca ekstrem di Sumatera Utara

BBMKG: Waspadai cuaca ekstrem di Sumatera Utara

Prakiraan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan yang mengeluarkan peringatan dini potensi bencana hidrometeorologi terkait cuaca ekstrem dalam dua hari, Senin (17/5) dan Selasa (18/5) di Provinsi Sumatera Utara. (FOTO ANTARA/HO-BBMKG Sumut)

Untuk itu kami mengimbau kepada masyaarakat agar mewaspadai terhadap kondisi tersebut termasuk gelombang tinggi di Samudera Hindia barat Nias, yang dapat mencapai 2.5 meter hingga 4 meter
Medan (ANTARA) - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini potensi bencana hidrometeorologi terkait cuaca ektrsm dalam dua hari, Senin (17/5) dan Selasa (18/5) di Provinsi Sumatera Utara.

Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hartanto, di Medan, Senin, mengatakan, cuaca ekstrem tersebut dapat berlangsung mulai dari pagi hari hingga malam hari, yang berpotensi mengakibatkan banjir dan longsor.

"Untuk itu kami mengimbau kepada masyaarakat agar mewaspadai terhadap kondisi tersebut termasuk gelombang tinggi di Samudera Hindia barat Nias, yang dapat mencapai 2.5 meter hingga 4 meter," katanya.

Beberapa wilayah Sumatera Utara seperti Kepulauan Nias, Deli Serdang, Langkat, Karo, Samosir Toba, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Mandaliling Natal berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angina kencang.

Sementara itu, Sub Kordinator Pelayanan Jasa Wilayah I BBMKG, Sri Wahyuni menjelaskan berdasarkan pola angin gradien menunjukkan adanya belokan angin di pantai barat wilayah Sumatera Utara, sehingga terbentuk daerah pertemuan angin (konvergensi) di wilayah pegunungan, lereng barat, dan lereng timur Sumatera Utara.

Hal tersebut memicu pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Sumatera Utara terutama di pegunungan lereng barat, pantai barat dan sebagian wilayah lereng timur Sumatera Utara. Selain itu suhu permukaan laut (SPL) di Samudera Hindia barat Sumatera Utara berkisar antara 30-31 derajat Celcius.

Hal itu mengindikasikan adanya asupan uap air yang cukup tinggi di wilayah perairan tersebut khsusnya Samudera Hindai barat Sumatera Utara yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.

Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru BMKG seperti prakiraan cuaca dan informasi peringatan dini cuaca ekstrim.

BMKG juga akan menginformasikannya kepada instansi terkait seperti BPBD dan unit satker di daerah. Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui : call center 061-8222877, 8222965 (hunting); Email : bbmkg1@bmkg.go.id, demikian Sri Wahyuni.


Baca juga: BMKG: Waspada hujan lebat di sebagian wilayah pegunungan di Sumut

Baca juga: BBMKG: Sirkulasi Eddy munculkan cuaca ekstrem di Sumut

Baca juga: Suhu udara di Sumut meningkat, capai 34 derajat Celsius



 

Pewarta: Juraidi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BBMKG Jayapura imbau warga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar