Atletik

New York Marathon kembali digelar November

New York Marathon kembali digelar November

Atlet asal Kenya Geoffrey Kamworor melewati garis akhir memenangkan lomba New York Marathon di New York, Amerika Serikat, Minggu (3/11/2019). (REUTERS/Brendan McDermid)

Saat kita membangun pemulihan untuk kita semua, tidak ada waktu yang lebih baik untuk terhubung kembali dengan aman dengan peristiwa ikonik yang membuat kota kita hebat
Jakarta (ANTARA) - Ajang lari jarak jauh New York City Marathon tahun ini kembali digelar dengan melibatkan 33.000 pelari, setelah dibatalkan tahun lalu karena pandemi COVID-19.

Acara tahunan yang menarik ribuan penggemar itu akan berlangsung pada 7 November.

"Lomba Maraton Kota New York adalah pengingat atas segala sesuatu yang dapat dicapai oleh warga New York dengan ketekunan, kerja keras dan dukungan masyarakat," kata Walikota Kota New York Bill de Blasio, dikutip dari Reuters, Selasa.

Baca juga: New York City Marathon tahun ini batal karena COVID-19

"Saat kita membangun pemulihan untuk kita semua, tidak ada waktu yang lebih baik untuk terhubung kembali dengan aman dengan peristiwa ikonik yang membuat kota kita hebat."

Ajang lari sepanjang 42,2km itu biasanya merupakan final dari enam marathon dunia yang diadakan setiap tahun, sangat populer di kalangan pelari amatir dan profesional dan mencatat rekor 53.627 pelari finis pada 2019, terakhir kali perlombaan tersebut diadakan.

New York Road Runners, yang mengadakan acara tersebut setiap tahun, mengatakan pelari akan diminta untuk menunjukkan bukti tes negatif COVID-19 atau vaksin dan harus mematuhi pedoman pemerintah seputar perjalanan dan karantina.

Baca juga: New York Marathon digelar sesuai rencana setelah serangan

Penyelenggara berencana untuk menggunakan "format waktu uji coba yang dapat dikontrol dan dapat diskalakan" untuk mengurangi kemacetan di awal dan akhir.

"Meskipun membatalkan adalah pilihan yang tepat pada 2020, kami dengan senang hati menyambut para pelari kembali ke kota kami yang indah," kata Gubernur New York Andrew Cuomo.

"Warga New York bekerja keras untuk meratakan kurva setelah wabah COVID-19 dan pekerjaan itulah yang memungkinkan kami untuk dapat mengambil langkah ini dalam mengembalikan keadaan normal kembali ke kota kami."

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Semarak festival bunga di New York City

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar