Tim SAR evakuasi WN Filipina dari kapal kargo karena sakit parah

Tim SAR evakuasi WN Filipina dari kapal kargo karena sakit parah

Tim SAR mengevakuasi warna negara Filipina yang merupakan anak buah kapal MV Morning Cornelia karena sakit di Perairan Krueng Geukeuh, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (18/5/2021). Antara Aceh/HO/Humas Kantor SAR Banda Aceh

Banda Aceh (ANTARA) - Tim pencarian dan pertolongan atau SAR Banda Aceh mengevakuasi medis seorang anak buah kapal kargo warga negara (WN) Filipina yang mengalami sakit parah di bagian perut.

Kepala Kantor SAR Banda Aceh Budiono di Banda Aceh, Selasa, mengatakan WN Filipina yang dievakuasi tersebut bernama Salinas Xavier Cana berusia 32 tahun.

"Yang bersangkutan sakit parah di bagian perut kanan bawah. Yang bersangkutan merupakan anak buah kapal kargo MV Morning Cornelia berbendera Inggris yang berlayar dari Inggris ke Singapura," kata Budiono.

Baca juga: Tim SAR perluas area pencarian nelayan hilang di Aceh

Budiono mengatakan evakuasi berlangsung di perairan Krueng Geukeuh, Kabupaten Aceh Utara. Selanjutnya warga negara Filipina tersebut dibawa ke rumah sakit di Kota Lhokseumawe.

Budiono mengatakan evakuasi berawal dari informasi kapten MV Morning Cornelia melalui surat elektronik yang menyebutkan ada seorang anak buah kapal yang sakit dan membutuhkan evakuasi medis, Selasa (18/5) pukul 03.00 WIB.

Pada pukul 07.35 WIB, kata Budiono, tim Basarnas Banda Aceh berkoordinasi dengan instansi terkait merencanakan evakuasi medis. Kemudian berkomunikasi dengan MV Morning Cornelia dan menyampaikan evakuasi dijadwalkan pukul 13.00 WIB.

"Titik evakuasi ditentukan di perairan Krueng Geukeuh, Kabupaten Aceh Utara. Selanjutnya, tim rescue Unit Siaga SAR Bireuen bersama unsur terkait lainnya bergerak ke titik evakuasi dari Pelabuhan Krueng Geukeuh menggunakan tug boat," kata Budiono.

Budiono mengatakan kapal tim SAR gabungan bersandar di lambung kiri MV Morning Cornelia. Selanjutnya, korban dievakuasi dari kapal kargo berbendera Inggris tersebut untuk dibawa ke daratan guna menjalani penanganan medis.

"Dengan berhasilnya evakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing. Cuaca saat evakuasi cerah dengan ketinggian gelombang setengah hingga satu meter," kata Budiono.

Baca juga: Korban tenggelam di pantai wisata Lampuuk ditemukan

Baca juga: Tim SAR cari nelayan hilang di sekitar Pantai Syiah Kuala Aceh

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ulat maggot, pakan lele & ternak ramah lingkungan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar